Beranda Agenda & Kegiatan 3 Hal Istimewa dari Apel April Bea Cukai Pangkalan Bun

3 Hal Istimewa dari Apel April Bea Cukai Pangkalan Bun

59

Pangkalan Bun (04/04) – Ada yang istimewa di apel rutin bulanan Bea Cukai Pangkalan Bun kali ini. Mengusung semangat Hari Kartini yang jatuh di bulan April, apel diselenggarakan dengan seluruh petugas perempuan. Pengambil apel, perwira apel, komandan apel, komandan pleton, pemandu apel, ajudan, pembaca syair, hingga petugas dokumentasi yang seluruhnya adalah perempuan memegang peran masing-masing dalam apel yang diselenggarakan di halaman depan Kantor Bea Cukai Pangkalan Bun. Teriknya sinar matahari tidak menghalangi semangat petugas dan peserta apel untuk melaksanakan apel rutin bulanan.

 


Selain seluruh petugas perempuan, ada hal lain yang spesial dalam apel bulan April. Pembacaan syair berjudul “Teruntuk Raden Ajeng Kartini” yang dituliskan oleh Hanif Ayu Savitri, pelaksana di Urusan Keuangan KPPBC TMP C Pangkalan Bun, turut mewarnai keistimewaan apel kali ini. Berikut kutipan syairnya:
Kepada perempuan istimewa wahai Raden Adjeng Kartini
Setelah lebih dari seabad sepeninggalmu
Buah pikir, gagasan, dan semangatmu, wahai sosok yang istimewa
Masih secara khusus dirayakan di negara Republik Indonesia
Sampai hari ini, sampai detik ini, gaung gagasanmu masih terdengar nyaring
Impian dan harapanmu tentang kehidupan setara tanpa pembedaan
Masih berkelana dan bersemayam dalam pikiran-pikiran, ruang diskusi, juga pada pergerakan-pergerakan
Semangat juangmu tentang kemanusiaan dan keadilan itu
Baranya masih terus terpantik dalam jiwa-jiwa kami

Lalu kami ingat,
Ada sebuah dambamu tentang kesetaraan hak-hak untuk kami
Yang lahir dari kekecewaan terhadap adat yang membatasi kami
Ada dambamu, juga tentang keadilan bagi semangat untuk kemajuan diri kami
Supaya kami punya kesempatan yang sama untuk berbuat suatu hal

Dan kini mungkin kau perlu tahu, wahai perempuan istimewa
Banyak dari perempuan Indonesia telah fasih baca-tulis
Sekaligus memelihara upaya-upaya
Agar impian-impian dan dambamu itu tetap terus ada dan hidup

Kepada perempuan istimewa, wahai Raden Adjeng Kartini
Mungkin kau perlu tahu sekali lagi,
Kau masih tetap ada
Gagasanmu, impianmu, semangat juangmu
Sampai hari ini, sampai detik ini

Hal istimewa lainnya dalam apel April disampaikan oleh Nurtanti Widyasari selaku pejabat pengambil apel. Dalam amanatnya, Nurtanti memberikan apresiasi atas kerja keras yang diberikan seluruh pegawai Bea Cukai Pangkalan Bun atas capaian penerimaan di triwulan pertama tahun 2019 yang telah mencapai Rp16.421.644.000,- (25,39%) melampaui target triwulan Rp13.661.074.310,- (21,12%). Nurtanti juga menyampaikan bahwa saat ini kesetaraan gender antara perempuan dan laki-laki bukanlah hal yang asing. Perempuan dapat mengerjakan hal yang biasanya laki-laki kerjakan, begitu pula sebaliknya. Meskipun terdapat perbedaan mendasar antara laki-laki dan perempuan, bukan berarti gender satu lebih tinggi daripada yang lainnya.


Melalui apel rutin dengan seluruh petugas perempuan ini, Bea Cukai Pangkalan Bun ingin menyampaikan bahwa semangat Kartini dalam memperjuangkan kesetaraan gender demi mewujudkan perubahan yang lebih baik sepatutnya dicontoh menjadi semangat kita sehari-hari. Perbedaan gender tidak membatasi ruang gerak pegawai untuk bekerja dan terus berkarya.
“Habis gelap terbitlah terang.”
Bea Cukai pernah ada di fase gelap, namun dengan adanya reformasi kepabeanan dan cukai yang telah menerangi, mari kita bersama-sama meyakini dan mewujudkan semangat perubahan untuk #BeaCukaiMakinBaik