Beranda Artikel Bea Cukai Pangkalan Bun Dukung Operasi Jaring Wallacea 2018

Bea Cukai Pangkalan Bun Dukung Operasi Jaring Wallacea 2018

68

Operasi Jaring Wallecea merupakan agenda rutin Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) dalam pelaksanaan operasi patroli laut yang telah dilaksanakan sejak tahun 2016 secara kontinyu. Operasi ini merupakan langkah kongkret DJBC untuk melakukan pengawasan terhadap wilayah perairan Indonesia dari berbagai macam pelanggaran undang-undang kepabeanan terutama dalam hal penyelundupan barang-barang yang dibatasi maupun dilarang.

 

Operasi Jaring Wallacea 2018 melibatkan 11 satuan kerja yang terdiri dari Direktorat Penindakan dan Penyidikan, Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Kalimantan Bagian Timur, Kanwil Bea Cukai Kalimantan Bagian Selatan, Kanwil Bea Cukai Sulawesi Bagian Utara, Kanwil Bea Cukai Sulawesi Bagian Selatan, Kanwil Bea Cukai Maluku, Kanwil Bea Cukai Bali, NTB, dan NTT, Kanwil Bea Cukai Papua, Pangkalan Sarana Operasi Bea Cukai Pantoloan, Tanjung Priok, dan Sorong.

Di tahun 2018 ini, Bea Cukai Pangkalan Bun yang merupakan unit eselon III dibawah Kantor Wilayah DJBC Kalimantan Bagian Selatan (Kanwil DJBC Kalbagsel) mendukung Operasi Jaring Wallacea 2018 dengan mengirimkan anggotanya untuk turut serta dalam tim gabungan operasi laut yang berlangsung selama 45 hari. Bea Cukai Pangkalan Bun juga turut membantu pengisian kebutuhan makanan dan air sebagai persediaan Kapal Patroli BC 5001 di Pelabuhan Kumai pada pertengahan Mei 2018. Dengan menggunakan Kapal Patroli BC 5001, tim gabungan melaksanakan patroli laut untuk menyusuri perairan yang berada dibawah pengawasan Kanwil DJBC Kalbagsel. Hal ini dilakukan untuk menjaga keamanan wilayah perairan pengawasan Kanwil DJBC Kalbagsel, sebagai bagian dari wilayah perairan NKRI, dari tindakan-tindakan pelanggaran yang terjadi.

Operasi laut gabungan ini juga melibatkan Pangkalan Sarana Operasi (PSO) Bea dan Cukai Pantoloan sebagai unit pelaksana teknis untuk menunjang patroli dan Operasi Jaring Wallacea 2018 di wilayah pengawasan Kanwil DJBC Kalbagsel. Hal ini menunjukan sinergi Bea Cukai dalam keseriusannya memerangi pelanggaran atas undang-undang kepabeanan yang sering terjadi di wilayah perairan Indonesia.