Beranda Agenda & Kegiatan BEA CUKAI PANGKALAN BUN TINDAK ROKOK POLOS

BEA CUKAI PANGKALAN BUN TINDAK ROKOK POLOS

299

Rabu, 26 April, bertempat di Kecamatan Pantai Lunci, Kabupaten Sukamara, Tim Penindakan KPPBC Tipe Madya Pabean C Pangkalan Bun, yang dipimpin oleh Kepala Subseksi Penindakan dan Penyidikan, Syahril, melakukan kegiatan operasi pasar BKC. Kecamatan Pantai Lunci, Kabupaten Sukamara berjarak kurang lebih 275 km dari Pangkalan Bun, membutuhkan perjalanan darat sekitar 6,5 jam dengan melalui medan jalan yang sebagian besar masih kurang bagus. Berdasarkan informasi yang diperoleh, di daerah tersebut masih ada peredaran rokok ilegal. Mengingat lokasinya yang sangat jauh pusat kota dan jauh dari pengawasan Bea Cukai, sehingga merupakan pasar potensial untuk menjual rokok ilegal.

Berdasarkan hasil pemeriksaan ke beberapa toko di Pantai Lunci, petugas berhasil menemukan rokok ilegal dengan modus tanpa dilekati Pita Cukai (polos). Petugas menemukan 160 bungkus rokok polos dengan merk PALMA isi 16 dan merk Surya Indah isi 20.

DSC02279DSC02284

Sesuai pasal 54 Undang-Undang No. 39 Tahun 2007 bahwa Setiap orang yang menawarkan, menyerahkan, menjual, atau menyediakan untuk dijual barang kena cukai yang tidak dikemas untuk penjualan eceran atau tidak dilekati pita cukai atau tidak dibubuhi tanda pelunasan cukai lainnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 29 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling singkat 1 (satu) tahun dan paling lama 5 (lima) tahun dan/atau pidana denda paling sedikit 2 (dua) kali nilai cukai dan paling banyak 10 (sepuluh) kali nilai cukai yang seharusnya dibayar. Selanjutnya atas barang bukti berupa rokok disita petugas untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Dengan kegiatan operasi pasar ini diharapkan dapat menekan peredaran rokok ilegal dan secara tidak langsung mengamankan kebocoran keuangan negara. Daerah yang jauh, terpencil, susah diakses, tidak menjadi halangan bagi Bea Cukai Pangkalan Bun untuk tetap melakukan pengawasan. Bravo Bea Cukai!