Beranda Artikel Kontribusi Bea Cukai Pangkalan Bun dalam melaksanakan Tugas dan Fungsi DJBC

Kontribusi Bea Cukai Pangkalan Bun dalam melaksanakan Tugas dan Fungsi DJBC

248

26 Januari diperingati sebagai Hari Kepabeanan Internasional. Hari tersebut merupakan hari lahirnya World Customs Organization (WCO) yang merupakan pembuat standar-standar Kepabeanan yang berlaku dalam perdagangan internasional. Dalam perkembangannya, di Indonesia, standard-standard tersebut dijabarkan dalam tugas dan fungsi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai yaitu : Revenue Collector, Community Protector, Trade Fasilitator, dan Industrial Assistance.

KPPBC Tipe Madya Pabean C Pangkalan Bun yang merupakan unit vertikal eselon III di bawah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai memiliki kontribusi berarti bagi terlaksananya tugas dan fungsi tersebut. Salah satunya adalah yang menjadi andalan adalah terkait Revenue Collector, di mana pada tahun 2017, KPPBC Tipe Madya Pabean C Pangkalan Bun berhasil menyumbang penerimaan negara sebesar 64 milyar rupiah, yang terdiri dari bea keluar sebesar 58,5 milyar rupiah dan bea masuk sebesar 5,4 milyar. Raihan ini melebihi target yang ditetapkan sebesar 46,05 milyar rupiah.

Selain mengumpulkan penerimaan negara dari sektor bea masuk dan bea keluar, Bea Cukai Pangkalan Bun turut menyumbang penerimaan dari sektor PPN impor sebesar 11,73 milyar, PPh impor sebesar 5,15 milyar, dan PPh ekspor sebesar 6,18 milyar.

Dan mengawali awal tahun 2018 ini, hingga tulisan ini dibuat, KPPBC Tipe Madya Pabean C Pangkalan Bun telah menyumbang penerimaan negara sebesar 5 milyar rupiah.

Dengan momentum peringatan Hari Kepabeanan Internasional ini, semoga dapat memotivasi seluruh unit di bawah DJBC untuk terus bekerja dengan baik sesuai tugas dan fungsi DJBC.