Beranda Agenda & Kegiatan Medan Ekstrem Tak Surutkan Semangat Bea Cukai Pangkalan Bun Layani Impor

Medan Ekstrem Tak Surutkan Semangat Bea Cukai Pangkalan Bun Layani Impor

66

Indonesia merupakan negara berkembang sedang gencar-gencarnya melakukan upaya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di segala sektor, termasuk sektor industri. Bea Cukai sebagai salah satu instansi pemerintah memiliki fungsi antara lain sebagai pemberi fasilitas perdagangan (trade facilitator). Sebagai Trade Facilitator, Bea Cukai Pangkalan Bun turut mendorong pertumbuhan industri lokal dengan memberikan pelayanan 24 jam terhadap importasi barang modal berupa mesin dan peralatan pabrik untuk pengolahan CPO (Crude Palm Oil) yang dilakukan PT. Palma Agroindo Mandiri (PT. PAM) pada akhir Februari lalu.

Dalam menjalankan tugas dan fungsinya, tak jarang Bea Cukai menjumpai rintangan seperti medan ekstrem berupa jalan berlumpur sepanjang ±20 km menuju PT. Palma Agroindo Mandiri. Namun begitu tak menyurutkan semangat pegawai Bea Cukai Pangkalan Bun  dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. “Kami sangat terbantu dengan pelayanan yang sangat cepat oleh pihak Bea Cukai sehingga kami juga bisa lebih awal memulai pembangunan pabrik pengolahan CPO ini“, tutur Ganda Parulian Siahaan selaku Mill Manager PT. PAM.

Selain fungsi sebagai trade facilitator, bea cukai juga mempunyai fungsi melindungi industri dalam negeri dari persaingan yang tidak sehat dengan industri sejenis dari luar negeri (industrial assistance) melindungi masyarakat dari masuknya barang-barang berbahaya (community protector) dan mengoptimalkan penerimaan negara di sektor kepabeanan dan cukai (revenue collector). Harapannya ke depan Bea Cukai dapat membantu dalam upaya pengembangkan industri lokal terutama di Kalimantan Tengah, sehingga dapat membuka banyak lapangan pekerjaan kepada masyarakat.