Beranda Agenda & Kegiatan Memaksimalkan Potensi Diri Melalui Diklat

Memaksimalkan Potensi Diri Melalui Diklat

53

Selasa, 8 Mei 2018, bertempat di Aula Kantor Bea Cukai Pangkalan Bun diselenggarakan Program Pembinaan Keterampilan Pegawai (P2KP) mengenai Bimbingan Pengajuan/Pengusulan Diklat Pegawai. Bertindak sebagai pembicara adalah Boby Febriyan Ramadhan dari Urusan Tata Usaha dan Kepegawaian KPPBC TMP C Pangkalan Bun. P2KP kali ini merupakan perpanjangan tangan dari Pelaksanaan Harmonisasi, Bimbingan Teknis Identifikasi Kebutuhan Diklat (IKD) DJBC yang diselenggarakan pada tangal 2 s.d. 3 Mei 2018 di Aula KPPBC TMP C Ngurah Rai oleh Bagian Pengembangan dan Administrasi Kepegawaian DJBC.

P2KP mengenai IKD dikemas secara santai dan diawali dengan penjelasan latar belakang diselenggarakannya IKD, yaitu untuk memenuhi kesenjangan kompetensi PNS dan CPNS yang meliputi pengetahuan ((knowledge), keahlian (skill), dan sikap (attitude) yang perlu diatasi melalui diklat dan juga untuk memenuhi kebutuhan organisasi.

Menurut PMK Nomor 37/PMK.012/2014 tentang Pedoman Identifikasi Kebutuhan Pendidikan dan Pelatihan Non Gelar di Lingkungan Kementerian Keuangan, dalam rangka mengembangkan kompetensi SDM di lingkungan Kemenkeu, perlu diselenggarakan pola pendidikan dan pelatihan (diklat) yang terarah, terukur, dan berkesinambungan sesuai dengan dinamika kebutuhan seluruh unit di lingkungan Kemenkeu.

IKD adalah dasar bagi penyusunan rencana diklat pegawai. Melalui IKD inilah pegawai DJBC dapat mengajukan diklat yang sesuai dengan kebutuhan diri maupun organisasi. Setiap pegawai DJBC wajib mengisi usulan diklat, kecuali: Pejabat Eselon I dan II, Atase Keuangan dan Pejabat/Pegawai perwakilan DJBC di Luar Negeri, Pegawai sedang menjalankan Tugas Belajar, menjalankan Cuti di Luar Tanggungan Negara, sedang dalam proses atau menjalani hukuman disiplin, sakit sehingga tidak memungkinkan mengikuti diklat, atau dinyatakan tidak mengikuti IKD oleh Pimpinan Satker.

Pada IKD Reguler DJBC Tahun 2018 ini, pegawai dapat memilih 2 tipe diklat:

  • Diklat Tipe Organisasi. Diklat ini melekat pada kebutuhan kantor, mempengaruhi secara langsung dengan kinerja Satker, dan meningkatkan kompetensi individu + Satker. Contohnya adalah Diklat Teknik Pemeriksaan Barang Impor.
  • Diklat Tipe Pegawai. Diklat ini melekat pada kompetensi individu dan tidak mempengaruhi secara langsung dengan kinerja Satker. Contohnya adalah Diklat Communication Skill.

Pegawai dapat mengajukan 2 diklat tipe pegawai atau 1 diklat tipe organisasi + 1 diklat tipe pegawai. Diklat yang dipilih oleh pegawai DJBC diutamakan sesuai dengan pekerjaan serta mempertimbangkan proyeksi rolling/rotasi pegawai.

Acara P2KP ditutup dengan evaluasi penyampaian materi yang dikemas dengan menarik melalui kuis kahoot dan untuk 3 pegawai dengan nilai tertinggi berhak mendapatkan hadiah coklat.

Dengan adanya IKD ini, diharapkan pegawai dapat mengambil kesempatan untuk belajar serta memaksimalkan potensi yang ada dalam diri masing-masing untuk #BeaCukaiMakinBaik.