Beranda Artikel PROGRAM PENGUATAN REFORMASI BEA DAN CUKAI

PROGRAM PENGUATAN REFORMASI BEA DAN CUKAI

428

Selasa, 13 Juni 2017, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Tipe Madya Pabean C Pangkalan Bun mendapat kunjungan dari Kepala Kantor Wilayah DJBC Kalimantan Bagian Barat. Dalam kunjungannya tersebut, beliau memberikan pengarahan tentang Program Penguatan Reformasi Bea Cukai.

Lalu apa itu sebenarnya Program Penguatan Reformasi Bea Cukai?

Program Penguatan Reformasi Kepabeanan dan Cukai sebuah program yang diinisiasi oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Hal ini berangkat dari ekspektasi dan tuntutan masyarakat yang terus meningkat kepada Bea Cukai. Ekspektasi tersebut berupa peningkatan peran dan fungsi Direktorat Jenderal Bea Cukai dalam melakukan pemberantasan perdagangan ilegal ,pemberantasan praktik pungli/korupsi dan Penanganan keluhan / pengaduan.

Program penguatan reformasi ini mengusung empat tema besar, yaitu Penguatan Integritas, Budaya Organisasi dan Kelembagaan, Optimalisasi Penerimaan, Penguatan Fasilitasi, serta Efisiensi Pelayanan dan Efektivitas Pengawasan. Kemudian masing-masing tema tersebut dirinci ke dalam beberapa program terobosan atau yang lazim disebut dengan Inisiatif Strategis. Dari empat tema besaran program tersebut telah dirinci menjadi 19 inisiatif strategis yang ingin dicapai oleh Bea Cukai dan nantinya menjadi tolak ukur keberhasilan program reformasi.

Sesuai dengan namanya, “Penguatan Reformasi”, program ini bertujuan untuk memperkuat reformasi yang telah dilaksanakan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai dari tahun 1990. Untuk saat ini, penguatan reformasi fokus pada area area perubahan budaya organisasi, perubahan dalam wujud semangat dan sikap atau perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai Kementerian Keuangan, serta peningkatan profesionalisme.

Diharapkan dengan program ini dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap Direktorat Jenderal Bea Cukai, serta mewujudkan institusi yang kredibel dan akuntabel.