Beranda Artikel Rangkaian Peringatan HAKORDIA 2018 BC Pangkalan Bun

Rangkaian Peringatan HAKORDIA 2018 BC Pangkalan Bun

39

Korupsi menjadi hal yang tak asing di telinga masyarakat Indonesia bahkan dunia, dari masa ke masa pemberitaan tentang hal tersebut santer terdengar baik melalui media masa maupun bahan perbincangan dari mulut ke mulut. Di Indonesia sendiri, begitu banyak upaya yang telah dilakukan pemerintah untuk menyelesaikan “penyakit” ini baik secara preventif maupun represif. Misalnya pembangunan reformasi birokrasi, revolusi mental, hingga pembentukan Lembaga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Undang-Undang Anti Korupsi. Begitu juga negara-negara di dunia, menilik sejarah 15 tahun lalu tepatnya pada 31 Oktober 2003 dilaksanakan konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melawan korupsi untuk meningkatkan kesadaran anti korupsi. Melalui resolusi 58/4 pada 31 oktober 2003, PBB Menetapkan 9 Desember sebagai Hari Anti Korupsi Sedunia atau yang disingkat HAKORDIA.

Dalam rangka memperingati hal tersebut, Bea Cukai Pangkalan Bun menyelenggarakan beberapa kegiatan, di antaranya :

Apel Khusus Hari Anti Korupsi

Apel Khusus Hari Anti Korupsi pada tahun 2018 ini langsung dipimpin oleh Kepala Bagian Umum Kantor Wilayah DJBC Kalimantan Bagian Selatan, Ishak Fauzi. Dalam amanatnya beliau menceritakan sejarah kelam Bea Cukai di masa lalu dimana sempat kehilangan kepercayaan masyarakat karena praktik korupsi. Hal tersebut berbuntut kepada ketidakpercayaan pemerintah kepada Bea Cukai, yang kemudian mencabut kewenangan Bea Cukai dalam hal pemeriksaan barang. Namun melalui reformasi birokrasi dan revolusi mental yang dilakukan secara berkesinambungan, Bea Cukai perlahan telah berhasil bertransformasi menjadi Instansi yang memiliki integritas tinggi. Hal tersebut dibuktikan dalam hasil Survei Penilaian Integritas 2017 yang dilakukan oleh KPK pada tahun 2018 terhadap 36 Kementerian/Lembaga dan Pemerintahan Daerah tahun 2017 dimana DJBC berada di peringkat ketiga instansi dengan integritas tinggi di Indonesia.

Internalisasi Tentang Hari Anti Korupsi

Selanjutnya diselenggarakan kegiatan internalisasi pegawai untuk meningkatkan motivasi dan kedisiplinan pegawai Bea Cukai Pangkalan Bun melalui sharing 8 tips sukses oleh Ishak Fauzi. Dalam sharing session-nya, beliau berbagi 8 hal yang dapat membawa pegawai menuju jalan kesuksesan, yaitu :

  1. Passion
  2. Kerja keras dan kerja cerdas
  3. Fokus
  4. Motivasi
  5. Ide
  6. Mengembangkan diri
  7. Melayani
  8. Keuletan,

Pekan Disiplin

Program Pekan Disiplin merupakan program dimana selama 1 (satu) minggu hari kerja dilaksanakan kegiatan – kegiatan dalam rangka membuat lingkungan kerja menjadi tertib. Kegiatan-kegiatan tersebut meliputi : kerapihan dalam berpakaian dinas, kepatuhan terhadap jam kerja kantor serta kebersihan dan kerapihan lingkungan kerja. Kegiatan ini bertujuan untuk mengingatkan dan membiasakan pegawai berlaku disiplin dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Termasuk juga disiplin dalam pelaksanaan pelayanan kepada pengguna jasa yang sesuai ketentuan dan bebas dari korupsi.

Kampanye HAKORDIA

Acara terakhir yang merupakan puncak dari rangkaian kegiatan untuk memperingati Hakordia adalah kampanye HAKORDIA kepada masyarakat umum. Kegiatan bersama keluarga besar Kementerian Keuangan (Kemenkeu) di Pangkalan Bun yaitu KPP Pratama Pangkalan Bun, KPPBC TMP C Pangkalan Bun, KPPN Pangkalan Bun, dan KPKNL Pangkalan Bun dalam Car Free Day untuk mengkampanyekan pentingnya anti korupsi kepada masyarakat umum serta mengajak partisipasi masyarakat untuk mendukung serta mengawasi Kemenkeu menjadi Instansi yang bebas dari korupsi. Dalam kesempatan ini juga diinformasikan bahwa setiap pelayanan yang ada di Kemenkeu gratis tidak dipungut biaya sepeserpun. Masyarakat juga dapat menyampaikan harapannya untuk Kemenkeu dalam melayani masyarakat Indonesia dan Pangkalan Bun pada khususnya.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi sarana pengingat Bea Cukai Pangkalan Bun untuk terus menjaga komitmen penerapan program pengendalian gratifikasi sebagai upaya mendukung Program Penguatan Reformasi Kepabeanan dan Cukai yang sedang dilaksanakan.