Beranda Agenda & Kegiatan Tingkatkan Kedisiplinan, Bea Cukai Pangkalan Bun Internalisasikan 3 Poin Penting

Tingkatkan Kedisiplinan, Bea Cukai Pangkalan Bun Internalisasikan 3 Poin Penting

122

Pangkalan Bun (24/1/19) – Bea Cukai Pangkalan Bun kembali menggelar Program Pembinaan Keterampilan Pegawai (P2KP) yang diikuti oleh seluruh pegawai di Aula Kantor Bea Cukai Pangkalan Bun. Mengusung tema Peningkatan Disiplin di Lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, acara ini diikuti oleh pegawai secara aktif dan partisipatif.

Bertindak sebagai pemateri, Yuli Wijayanto selaku Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan menjelaskan amanah Surat Edaran Dirjen Bea Cukai Nomor 14 Tahun 2018 mengenai penegakan disiplin.

Terdapat 3 poin penting yang dijelaskan, yaitu peningkatan kedisiplinan dalam berpakaian, kehadiran dan jam kerja, serta dalam hal sikap perilaku.

Peningkatan kedisiplinan dalam berpakaian meliputi tata cara berpakaian di kantor. Yuli Wijayanto menjelaskan perbedaan aturan berpakaian antara Kantor Pusat, Kantor Wilayah dan Kantor Pelayanan Bea dan Cukai. Kantor Pusat dan Kantor Wilayah memiliki tata cara yang bervariasi dengan adanya penggunaan seragam biru Kemenkeu dan batik, sedangkan Kantor Pelayanan sehari-hari menggunakan Pakaian Dinas Harian.

Pada poin kedua, beliau menghimbau kepada seluruh pegawai untuk meningkatkan kedisiplinan dalam hal kehadiran dan jam kerja dengan cara senantiasa bersyukur, memaksimalkan waktu yang ada di kantor untuk berkontribusi maksimal, serta senantiasa memberikan kontribusi terbaik untuk kantor.

Kedisiplinan dalam sikap dan perilaku dapat diwujudkan dengan menampilkan sikap yang baik kepada pegawai dengan pangkat dan jabatan yang lebih tinggi, setara, bahkan lebih rendah.

“Attitude before aptitude”.

Hal ini menunjukkan bahwa sikap dan perilaku lebih penting dibandingkan dengan bakat/keterampilan. Keterampilan selalu bisa dilatih dan ditingkatkan, tetapi sikap dan perilaku merupakan bagian dari sifat dasar yang sulit untuk diubah.

Sanksi dan hukuman pelanggaran kedisiplinan juga turut dijelaskan dalam P2KP ini.

Di akhir sesi, Yuli Wijayanto selaku Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan berharap dengan adanya surat edaran ini tidak membuat para pegawai tertekan, karena perubahan tidak akan instan namun butuh proses. Surat Edaran ini akan terasa mudah apabila dijalankan dengan hati, sehingga pegawai akan merasa nyaman dalam bekerja.

Kepala Kantor Bea Cukai Pangkalan Bun, Nurtanti Widyasari, turut menambahkan bahwa penegakan disiplin ini adalah hal yang seharusnya sudah tidak asing lagi di instansi kita. Beliau optimis Bea Cukai Pangkalan Bun dapat menjadi role model bagi kantor-kantor lain.

“Kalau kita bisa menjadi contoh bagi kantor-kantor lain, kenapa tidak?” ujarnya.

Diharapkan dengan adanya P2KP ini, penegakan disiplin dapat berjalan sesuai rambu-rambu dan dapat meningkatkan kedisiplinan pegawai Bea Cukai Pangkalan Bun demi #BeaCukaiMakinBaik.