Beranda Agenda & Kegiatan Upacara Peringatan Sumpah Pemuda Dan Hari Oeang Ke 72 Di Pangkalan Bun

Upacara Peringatan Sumpah Pemuda Dan Hari Oeang Ke 72 Di Pangkalan Bun

37

Selasa, 30 Oktober 2018 – Bertempat di halaman KPP Pratama Pangkalan Bun dilaksanakan Upacara untuk memeringati Hari Sumpah Pemuda dan 72 Tahun Hari Oeang. Dalam kesempatan ini, Nurtanti Widyasari bertindak sebagai pembina upacara dimana jajaran pejabat dan pegawai Kementerian Keuangan di Pangkalan Bun (KPP Pratama Pangkalan Bun, KPPBC TMP C Pangkalan Bun, KPPN Pangkalan Bun, dan KPKNL Pangkalan Bun) beserta perwakilan dari stakeholder (Bank BRI, Bank BNI, Bank Mandiri, Bank Kalteng, Kantor BPJS, dan Kantor Pegadaian Pangkalan Bun) sebaga peserta upacara.

Upacara peringatan ini terasa berbeda, karena semua petugas dan peserta yang mengikuti upacara hari ini terlihat mengenakan pita hitam kecil di lengan sebelah kiri mereka. Hal ini melambangkan duka atau suasana berkabung  terhadap korban musibah jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 dimana 20 orang pegawai Kemenkeu termasuk didalamnya.

Dalam amanatnya, Nurtanti menyampaikan beberapa pesan dari Menteri Keuangan RI (Sri Mulyani Indrawati) dimana dalam minggu terakhir di bulan Oktober terdapat dua hari bersejarah bagi Bangsa Indonesia yang perlu direnungkan maknanya bersama. Pertama, hari ini (30 Oktober)  72 tahun yang lalu menjadi hari bersejarah dimana Oeang Republik Indonesia (ORI) berlaku menjadi alat pembayaran yang sah di Indonesia. Sebagai bagian pemerintah yang bertugas untuk mengelola keuangan dan kekayaan negara, Kementerian Keuangan harus memetik pelajaran dari sejarah penerbitan ORI pertama kali tersebut. Kita dituntut untuk selalu bekerja keras dan ikhlas mengelola keuangan dan kekayaan negara demi menjaga kedaulatan bangsa Indonesia seperti yang telah diteladankan oleh para pendahulu kita.

Hari bersejarah yang kedua adalah Hari Sumpah Pemuda yang diperingati setiap tanggal 28 Oktober. Kita semua berhutang budi kepada para tokoh pemuda tahun 1928 yang telah mendeklarasikan Sumpah Pemuda sehingga menjadi pelopor untuk membangun kesadaran kebangsaan Indonesia sekaligus menjadi komitmen untuk menjaga persatuan dan kesatuan negeri ini. Semangat Sumpah Pemuda sangat relevan di Institusi Kemenkeu, dengan komposisi pegawai Generasi Y dan Generasi Z lebih dari 50 % dari populasi pegawai diharapkan mampu turut serta memperkuat rasa persatuan, sinergi, dan mampu bekerja secara disiplin, jujur, professional dan berintegritas demi Indonesia yang adil, makmur,  dan sejahtera sesuai dengan cita-cita para pendiri bangsa.

Dalam kesempatan ini juga dilakukan penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalencana Karya Satya, bagi pegawai Kementerian Keuangan yang telah bekerja dengan penuh kesetiaan kepada Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, negara dan pemerintah serta dengan penuh pengabdian, kejujuran, kecakapan, disiplin secara terus-menerus selama 10 (sepuluh) dan 20 (dua puluh) tahun.

Upacara ditutup dengan doa bersama untuk para korban dalam musibah Lion Air JT 610 dan juga para keluarga untuk tetap tabah bersama menghadapi musibah ini. Harapannya dalam Upacara Peringatan ini, dengan semangat Sumpah Pemuda & Hari Oeang ke 72 dapat meningkatkan kinerja dan pengabdian setiap peserta upacara untuk dapat secara tulus dan ikhlas Berbakti Pada Negeri.