Tekan Peredaran Rokok Ilegal, Bea Cukai Pangkalan Bun Gencar Lakukan Sosialisasi

Tekan Peredaran Rokok Ilegal, Bea Cukai Pangkalan Bun Gencar Lakukan Sosialisasi

Salah satu misi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) yaitu melindungi masyarakat Indonesia dari penyelundupan dan perdagangan illegal dan mengoptimalkan penerimaan negara di sektor kepabeanan dan cukai. Salah satu langkah nyata dalam mewujudkan misi tersebut adalah melalui sosialisasi kepada masyarakat, salah satunya dengan melakukan Sosialisasi Rokok Ilegal. Upaya pencegahan peredaran rokok ilegal terus dilakukan Bea Cukai Pangkalan Bun ke berbagai daerah di wilayah pengawasan Bea Cukai Pangkalan Bun. Tim Humas dari seksi KIP (Kepatuhan Internal dan Penyuluhan) turun langsung dengan sistem Door to Door, yaitu dengan mendatangi secara langsung pedagang rokok untuk kemudian diberikan pengertian mengenai ciri-ciri rokok ilegal, sanksi, dan cara mengidentifikasi rokok ilegal melalui pengenalan ciri-ciri Pita Cukai.

Adapun ciri-ciri rokok ilegal yaitu rokok tanpa pita cukai, rokok yang dilekati pita cukai palsu, rokok yang dilekati pita cukai bekas, serta rokok dilekati pita cukai yang tidak sesuai peruntukan (misalnya Sigaret Kretek Mesin/SKM dilekati pita cukai Sigaret Kretek Tangan/SKT atau jumlah kemasan tidak sesuai).

Wilayah pengawasan yang luas terdiri dari Kabupaten Kotawaringin Barat, Kabupaten Lamandau dan Kabupaten Sukamara, medan yang sulit serta jarak yang jauh menjadi tantangan tersendiri bagi tim untuk melaksanakan Sosialisasi Rokok Ilegal untuk menekan peredaran rokok ilegal. Sosialisasi kali ini dilaksanakan secara berurutan dimulai dari Desa Medang Sari dan Desa Raja Seberang Kec.Arut Selatan Kotawaringin Barat hingga Bulik Timur, Kabupaten Lamandau.

Tim Humas BC Pangkalan Bun menghimbau kepada pedagang agar tidak memperdagangkan rokok ilegal kepada pelanggan. Apabila kedapatan ada pedagang yang menjual rokok ilegal maka akan dikenakan sanksi pidana serta menghimbau apabila para pedagang menemukan rokok dengan ciri-ciri rokok ilegal untuk segera melaporkan ke Bea Cukai Pangkalan Bun. Selain itu Bea Cukai Pangkalan Bun juga menyediakan layanan informasi apabila pedagang ragu mengenai rokok yang dijualnya dengan menghubungi langsung ke nomor layanan informasi.

Selain memberikan sosialisasi mengenai rokok ilegal, Tim Humas KIP juga melakukan pendataan kepada pedagang rokok yang telah diberikan sosialisasi untuk keterbukaan informasi. Dengan adanya sosialisasi Gempur Rokok Ilegal, diharapkan pedagang rokok dapat mengenali dan mengidentifikasi ciri-ciri rokok illegal sehingga dapat menekan peredaran dan memutus distribusi rokok illegal untuk mengamankan keuangan negara dari sektor cukai. 

Read More
Pencapaian Bea Cukai Pangkalan Bun Memasuki Kuartal Terakhir 2021

Pencapaian Bea Cukai Pangkalan Bun Memasuki Kuartal Terakhir 2021

Senin, 08 November 2021 – Bea Cukai Pangkalan Bun melaksanakan Apel Bulan November secara fisik dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Apel diambil langsung oleh Kepala Kantor, Pandhu Pratomo S. dengan bertempat di halaman kantor Bea Cukai Pangkalan Bun.

Dalam amanatnya, Pandhu menyampaikan mengenai realiasipencapaian Bea Cukai Pangkalan Bun sampai dengan quarter terakhir di tahun 2021.  Dari sector Penerimaan Bea Masuk tahun ini turun 43,65% dibanding tahun 2020. Hal ini dikarenakan turunnya jumlah PIB (19,23%) dan juga Devisa Impor (10,27%). Sementara untuk realisasi penerimaan Bea Keluar sampai tanggal 31 Oktober telah tercapai Rp 413,07 M Atau sebesar 3.103% dari target. Pandhu juga menyampaikan secara Tonase, Ekspor kita tumbuh 32,10% dari tahun 2020. Secara total, realisasi penerimaan mencapai 2.910% dan diperkirakan akan mencapai diatas 3.000% sampai akhir tahun 2021.

Kemudian jika dililhat dari sisi dokumen, Jumlah PEB tahun ini tumbuh 23,05% dari tahun 2020. Hal tersebut menunjukkan bahwa pelayanan kantor Bea Cukai Pangkalan Bun semakin meningkat. Dari sisi kinerja pengawasan, Jumlah penindakan kita tahun ini juga mengalami peningkatan sebesar 60%, dengan nilai barang bukti Rp. 74,36 juta atau naik 367,4%, dengan potensi kerugian negara yang diselamatkan sebesar Rp. 18,94 Juta atau naik 174%.

Di tahun 2021, sebagai wujud nyata dari program Klinik Ekspor, Bea Cukai Pangkalan Bun juga telah melepas ekspor perdana untuk 2 komoditas, yaitu Olahan Kayu dan Ilmenit Sand. Pelepasan ekspor perdana ini juga menandai Kerjasama yang baik antara Bea Cukai Pangkalan Bun dengan Pemerintah daerah setempat sehingga ekspor perdana dapat sukses dilaksanakan. Harapannya kedapan, di tahun ini pula, akan ada lagi ekspor perdana untuk komoditas lain, yaitu pasir silika.

Pada akhir amanatnya, Pandhu juga mengajak untuk terus menunjukan semangat BERKOBAR terutama dalam memperingati Hari Pahlawan yang jatuh pada tanggal 10 November dan  apresiasi kepada seluruh jajaran dan pegawai atas kinerja, dedikasi dan upaya kerja keras Bea Cukai Pangkalan Bun.

Kegiatan dilanjutkan dengan kegiatan yang melatih kemampuan public speaking yang dikemas dalam Pangkalan Berbagi Kisah yang dibawakan oleh Hari Agustusan S. Muslich yang membagikan pengalamannya bekerja di KPPBC TMP C Nanga Badau. Dalam Pangkalan Berbagi Kisah yang telah dilaksanakan untuk ketiga kalinya ini, Hari menyampaikan kisah suka dukanya menggunakan Bahasa Inggris, yang membuat kegiatan ini menyita perhatian dan diikuti secara antusias oleh seluruh pegawai.

Read More
EKSPOR PERDANA ILMENITE SAND DARI KOTA MANIS UNTUK DUNIA

EKSPOR PERDANA ILMENITE SAND DARI KOTA MANIS UNTUK DUNIA

Pangkalan Bun 04/11/2021 –  Kabupaten Kotawaringin Barat merupakan salah satu kabupaten dengan potensi ekspor yang sangat besar terutama dari sektor sumber daya alam yaitu perkebunan dan mineral tambang. Melalui program tim klinik ekspor Bea Cukai Pangkalan Bun memberikan asistensi kepada PT. Irvan Prima Pratama dimulai dari proses perizinan sampai dengan pelepasan ekspor perdana Ilmenite sand sejumlah 20.000 Metric Ton yang siap untuk diekspor dari pelabuhan Bumiharjo Kumai, Kalimantan Tengah dengan negara tujuan China pada hari kamis 4 November 2021.

Kegiatan pelepasan ekspor perdana ilmenite Sand diawali dengan sambutan dari Direktur PT. Irvan Prima Pratama, Teungku Ismail. Dalam sambutannya PT. Irvan Prima Pratama sangat mengapresiasi kinerja Bea Cukai dan dukungan pemerintah daerah yang melakukan asistensi dan pendampingan  sampai terwujudnya ekspor perdana langsung dari Pangkalan Bun. “Bea Cukai berperan sebagai trade facilitator and industrial assistance dengan semangat misi tersebut BC Pangkalan Bun berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan pelayanan terbaik dan memberikan asistensi kepada pelaku usaha guna mewujudkan eksportasi langsung dari Kotawaringin Barat” sambutan Pandhu Pratomo selaku Kepala Kantor Bea Cukai Pangkalan Bun. Ekspor Perdana secara simbolis dilakukan dengan pengguntingan pita di depan truk yang akan mengangkut Ilmenite Sand ke Pelabuhan oleh Direktur PT. Irvan Prima Pratama bersama instansi terkait. Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari berbagai pihak yang turut hadir mendukung acara Pelepasan Ekspor Perdana Ilminate Sand antara lain perwakilan dari Dinas Perindag Koperasi dan UKM Kabupaten Kotawaringin Barat, Kepala cabang Dinas ESDM wilayah 3, perwakilan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kotawaringin Barat serta turut hadir Camat Kumai.

Berdasarkan data eksportasi tahun 2021, Kotawaringin Barat telah berkontribusi menyumbang devisa ekspor lebih dari 90% di Provinsi Kalimantan tengah, dengan komoditas utama ekspornya berupa Produk Turunan CPO, yang disusul oleh produk hasil olahan kayu dan produk pertambangan. Devisa Ekspor di Kotawaringin Barat yang tercatat sampai bulan Oktober 2021 telah mencapai  US$ 561,987,078,- atau tumbuh sebesar 74.83% dibanding tahun 2020. Dengan adanya ekspor langsung dari Pangkalan Bun ini diharapkan memberikan konstribusi yang besar untuk kemajuan perekonomian masyarakat di kotawaringin barat pada khususnya dan tentu saja mendongkrak perekonomian nasional kita pada umumnya. Ekspor perdana Ilmenite Sand ini diharapakan bias menjadi momentum munculnya eksportir-eksportir baru dari Kota Manis Pangkalan Bun sehingga membuka lebih luas peluang lapangan kerja.

Sebagai institusi Kepabenan yang melayani dan mengawasi proses ekspor dan impor, Bea dan Cukai  dituntut untuk berperan sebagai Trade Facilitaor and Industrial Assistance. Bea Cukai dituntut untuk mampu memfasilitasi perdagangan sehingga perdagangan internasional dapat berjalan lancar dan mendukung industri dalam negeri berkompetisi di pasar internasional. Berdasarkan misi dan peran tersebut, Bea Cukai Pangkalan Bun berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan pelayanan terbaik dan memberikan asistensi kepada pelaku usaha guna  mewujudkan eksportasi langsung dari  Kabupaten Kotawaringin Barat. Semangat misi tersebut diusung untuk terus memberikan pendampingan dan pelayanan maksimal kepada pengusaha lokal dan calon eksportir di Pangkalan Bun untuk melakukan penetrasi pasar produknya ke mancanegara. Ekspor dari Bumi Marunting Batu Aji untuk Dunia. 

Read More
Mengenal Kepala Kanwil DJBC Kalbagsel Baru melalui Kunjungan Kerja dan Audiensi

Mengenal Kepala Kanwil DJBC Kalbagsel Baru melalui Kunjungan Kerja dan Audiensi

Rabu, 08 September 2021 Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) DJBC Kalimantan Bagian Selatan (Kalbagsel), Ronny Rosyfandi mengunjungi Kantor Bea Cukai Pangkalan Bun. Kunjungan Kerja ini dilaksanakan dalam rangka Audiensi kepada Kantor-Kantor Vertikal di bawah Kantor Wilayah DJBC Kalimantan Bagian Selatan.

Kegiatan dimulai dengan office tour Kantor Bea Cukai Pangkalan Bun, memperkenalkan Sudut Konspirasi (Sudut Kopi dan Inspirasi) yang merupakan salah satu fasilitas yang tersedia untuk pengguna jasa dan stakeholder Bea Cukai Pangkalan Bun dimana tersedia kopi dan komputer serta printer sehingga memudahkan pengguna jasa melakukan layanan mandiri. Bea Cukai Pangkalan Bun juga telah menerapkan free working space bagi pegawai serta tersedia Ruang Inspirasi sebagai wadah atau ruang untuk mengembangkan maupun menemukan ide dan kreatifitas untuk pegawai.

Menuju Aula Satya Ananta, Kepala Kanwil DJBC Kalbagsel dan Tim serta didampingi oleh Kepala Kantor Bea Cukai Pangkalan Bun melaksanakan Audiensi dan Ramah Tamah. Kegiatan ini dilaksanakan untuk lebih mengenal dekat Kepala Kantor Wilayah DJBC Kalbagsel yang baru, Bapak Ronny Rosfyandi. Kegiatan ini merupakan interaksi dan tanya jawab yang dilakukan oleh pegawai Bea Cukai Pangkalan Bun dengan Kepala Kanwil DJBC Kalbagsel. Diikuti oleh seluruh pegawai Bea Cukai Pangkalan Bun yang dibagi menjadi 3 (tiga) tempat, yaitu Aula Satya Ananta, Pojok Konspirasi, dan area Flexible Working Space.

Pada sesi tanya jawab dengan pegawai, salah satu pegawai Bea Cukai Pangkalan Bun menanyakan apakah ada tantangan tersendiri dalam mengeluarkan kemampuan terbaik pegawai, apalagi saat pandemi seperti ini kita tidak bisa seperti dahulu untuk melaksanakan pertemuan secara tatap muka. “Tantangannya adalah bagaimana membuat generasi milenial memahami, tau, dan melaksanakan tugas sesuai tupoksi, salah satunya dengan kegiatan P2KP” jawab Ronny. Ronny juga berpesan bahwa tugas milenial adalah menata (mengenali hal apa yg akan dihadapi), memahami filosofi (jangan sampai salah arah), dan mengetahui tujuan besar bea cukai.

Diakhir sesi, Kepala Kanwil DJBC Kalbagsel mengingatkan untuk selalu meningkatkan kualitas diri agar bisa berkontribusi bagi Bea Cukai dan demi #BeaCukaiMakinBaik.

Read More
Bea Cukai Pangkalan Bun Raih 1.418 Persen dari Target Penerimaan di Semester I

Bea Cukai Pangkalan Bun Raih 1.418 Persen dari Target Penerimaan di Semester I

Meski tahun anggaran 2021 baru berjalan satu semester, namun Bea Cukai Pangkalan Bun telah berhasil mengumpulkan penerimaan negara sebesar 1.418% dari target yang ditetapkan, yaitu sebesar Rp. 212,07 miliar, dimana target penerimaan yang harus dikumpulkan sepanjang tahun 2021 sebesar Rp.14,9 miliar.

Penerimaan yang berhasil dikumpulkan tersebut terdiri dari penerimaan Bea Masuk sebesar Rp. 805 juta (49,06% dari target) dan Bea Keluar sebesar Rp. 211,27 miliar (1.587% dari target).

Bea Keluar diperoleh dari ekspor komoditi CPO dan Turunan CPO, yakni sebesar Rp. 199,25 miliar (91.9%) dan komoditi Woodchip sebesar Rp. 17,61 miliar (8,1%), sedangkan bea masuk diperoleh dari importasi mesin (43,5%) dan zinc powder (56,5%).

Realisasi penerimaan sampai dengan semester I tahun 2021 ini merupakan penerimaan terbesar BC Pangkalan Bun dalam 5 tahun terakhir. Jika dibandingkan dengan realisasi penerimaan semester I tahun 2020, penerimaan semester I tahun ini mengalami pertumbuhan sebesar 1.118%. Hal ini terjadi karena tingginya pertumbuhan penerimaan Bea Keluar yaitu sebesar 1.217%, sedangkan untuk Bea Masuk mengalami pertumbuhan -41,14%. Hal ini menunjukkan bahwa kinerja ekspor Kotawaringin Barat mengalami pertumbuan yang cukup signifikan meskipun dalam kondisi pandemi.

Nilai Ekspor (FOB) semester I tahun ini juga mengalami kenaikan atau tumbuh 64,68% dibandingkan semester I tahun 2020, yaitu dari USD 192,87 juta menjadi USD 317,63 juta. Sedangkan jika dilihat dari tonase, meningkat 38,79%, dari 589.488,57 ton menjadi 818.149,48 ton. Data ini menguatkan bahwa kinerja ekspor Kotawaringin Barat terus mengalami pertumbuhan dari tahun ke tahun.

Tentunya petumbuhan ekspor ini merupakan hal yang sangat bagus bagi Kotawaringin Barat khususnya dan Indonesia pada umumnya, mengingat kondisi perekonomian saat ini yang masih belum memihak pada dunia usaha pada umumnya sebagai dampak dari pandemi yang belum kunjung usai.

Sebagai institusi pemerintah yang mengemban tugas sebagai industrial and trade facilitator, Bea Cukai Pangkalan Bun, selalu terus berupaya semaksimal mungkin untuk memberikan pelayanan dan asistensi guna terus mendukung peningkatan ekspor di Kabupaten Kotawaringin Barat.

Disamping itu, dalam rangka mengoptimalkan penerimaan negara, segenap jajaran Bea Cukai Pangkalan Bun tentu sangat berharap bahwa pencapaian yang berhasil ditorehkan di semester I tahun 2021 ini dapat terus berlanjut dan bahkan semakin meningkat di paruh kedua tahun 2021 yang saat ini telah berjalan, tentunya  dengan dukungan dari seluruh pihak terkait, masyarakat dan dunia usaha di Kabupaten Kotawaringin Barat.

Read More
Uji Pengetahuan, Bea Cukai Pangkalan Bun selenggarakan Cepat Tepat bagi Siswa SMA

Uji Pengetahuan, Bea Cukai Pangkalan Bun selenggarakan Cepat Tepat bagi Siswa SMA

Rabu, 17 Juli 2021 – Bea Cukai Pangkalan Bun menggelar Babak Semifinal dan Final Lomba Cepat Tepat Kepabeanan dan Cukai di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kabupaten Kotawaringin Barat dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Acara ini merupakan puncak acara dari rangkaian acara Customs Goes to School (CGTS) Tahun 2021 yang telah di gelar pada 31 Mei 2021.

“Pada hari ini dilaksanakan Final Lomba Cepat Tepat Kepabeanan dan Cukai setelah sebelumnya telah dilaksanakan babak penyisihan pada tanggal 21 Juni 2021, dan kami berharap acara ini dapat mengenalkan institusi DJBC kepada masyarakat khususnya adik-adik SMA/SMK di Kotawaringin Barat” ucap Pandhu, Kepala Kantor Bea Cukai Pangkalan Bun dalam sambutannya.

Rustam Efendi, selaku Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kotawaringin Barat menyampaikan “Kami harap adik-adik semua tetap bersemangat walaupun kalian putra daerah, namun asa untuk bisa masuk ke PKN STAN harus tetap ada dengan terlebih dahulu mengenal ilmu-ilmu Kepabeanan dan Cukai” pada sambutannya yang sekaligus membuka acara Lomba Cepat Tepat Kepabeanan dan Cukai Tahun 2021.

Lomba Cepat Tepat Kepabenan dan Cukai yang diikuti oleh 19 Tim dari 13 Sekolah SMA/SMK Se-Kotawaringin Barat ini, digelar dalam 2 tahap yaitu tahap I Babak Penyisihan Babak II Tahap Semifinal dan Final. Bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kotawaringin Barat, acara ini berjalan dengan antusiasme peserta serta guru pendamping yang ikut hadir menyaksikan keseruan babak demi babak.

Enam tim yang berhasil lolos ke babak 6 besar yaitu SMANSA BISA (SMA N 1 Pangkalan Bun), KORSA SMAN 2 KUMAI (SMA N 2 Kumai), Tim LCC (SMAN 1 Kotawaringin Lama), BIM 1 (SMKS Bhakti Indonesia Medika), SMANSALADA JAYA (SMA N 1 Pangkalan Lada), dan SMANDA FAST (SMAN 2 Pangkalan Bun). Pada Babak Semifinal, terdapat 3 (tiga) Babak yaitu Babak Individu, Babak Tim, dan Babak Strategi Tim. Pada Babak Individu, menguji pengetahuan masing-masing peserta dimana hasil perolehan akan dijadikan dasar untuk pemilihan Most Valuable Person (MVP) sekaligus Duta Bea Cukai Pangkalan Bun. Hasil perolehan Babak Individu juga berpengaruh pada klasemen keseluruhan tim. Melalui metode Kahoot dan Google Form, membuat peserta antusias dan semangat dalam menjawab pertanyaan.

Lain halnya dengan Babak Semifinal, pada Babak Final 3 (tiga) Tim yang berhasil lolos yaitu KORSA SMA 2 KUMAI (SMAN 2 Kumai), BIM 1 (SMKS Bhakti Indonesia Medika), SMANSA BISA (SMA N 1 Pangkalan Bun) disuguhi Babak Rebutan yang menambah keseruan Lomba Cepat Tepat Kepabeanan dan Cukai. Dengan metode poin yang progresif (bertambah) tiap soalnya dan poin plus minus mengasah kecepatan berpikir dan ketepatan strategi dari masing-masing tim.

Pada akhir acara dilaksanakan penyerahan hadiah dan piala untuk tim yang berhasil mendapatkan Juara I, II, III, Top 4, Top 5,Top 6, dan  Most Valuable Person (MVP) sekaligus Duta Bea Cukai Pangkalan Bun. Juara I diraih oleh Tim KORSA SMA 2 KUMAI (SMAN 2 Kumai), Juara II diraih oleh Tim BIM 1 (SMKS Bhakti Indonesia Medika), Juara III diraih oleh Tim SMANSA BISA (SMA N 1 Pangkalan Bun). Sementara Top 4 diraih oleh Tim SMANDA FAST (SMAN 2 Pangkalan Bun), Top 5 diraih oleh Tim LCC (SMAN 1 Kotawaringin Lama), Top 6 diraih oleh Tim SMANSALADA JAYA (SMA N 1 Pangkalan Lada) serta untuk Most Valuable Person (MVP) sekaligus Duta Bea Cukai Pangkalan Bun yaitu Desta Suryaningsih (SMAN 2 Kumai). 

Harapannya dengan diadakannya Lomba Cepat Tepat Kepabenan dan Cukai dapat memberikan pengetahuan dan menambah wawasan mengenai Kepabeanan dan Cukai serta tugas dan fungsi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai di masyarakat terutama Siswa/I SMA/K/MA di Kotawaringin Barat demi Bea Cukai Makin Baik.

Read More
Bea Cukai Pangkalan Bun “Kobarkan” Merdeka Belajar Melalui CGTS 2021

Bea Cukai Pangkalan Bun “Kobarkan” Merdeka Belajar Melalui CGTS 2021

Senin (31/05/2021) Bea Cukai Pangkalan Bun menggelar Customs Goes to School (CGTS) 2021 dengan tajuk “Berkobar Bersama Bea Cukai Pangkalan Bun, Wujudkan Merdeka Belajar”. Digelar dengan media zoom, membuat CGTS 2021 berbeda dengan CGTS tahun sebelumnya karena memberikan kesempatan bagi seluruh siswa/i SMA/K/MA se-Kotawaringin Barat untuk ikut berpartisipasi pada acara CGTS ini.

Acara yang diselenggarakan di penghujung Bulan Mei ini sebagai bagian dari memperingati Hari Pendidikan Nasional yang diperingati setiap tanggal 2 Mei. Selain itu acara ini juga diselenggarakan untuk mengenalkan Bea Cukai di Area / Wilayah Pangkalan Bun secara umum dan kepada generasi muda secara khusus. Dalam kesempatan ini, Tim Bea Cukai Pangkalan Bun memberikan sosialisasi mengenai Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) dan Kantor Bea Cukai di Pangkalan Bun (KPPBC TMP C Pangkalan Bun). Tak lupa pula sosialisasi mengenai Politeknik Keuangan Negara STAN diberikan kepada para peserta untuk mengenalkan Sekolah Ikatan Dinas.

Sejak dibuka oleh Master of Ceremony, yaitu Ristya Nurharisa dan Rolas Martua Simbolon, antusiasme peserta CGTS 2021 berkobar. Diawali dengan memperkenalkan instansi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) oleh Pandhu Pratomo selaku Kepala Kantor sebagai Narasumber dan Heru Nugroho sebagai Host, peserta ikut hanyut dalam penjelasan mengenai misi DJBC yaitu sebagai Trade Facilitator and Industrial Assistance (memfasilitasi perdagangan dan industri), Community Protector (menjaga perbatasan dan melindungi masyarakat Indonesia dari penyelundupan dan perdagangan illegal) dan Revenue Collector  (Mengoptimalkan penerimaan negara di sektor kepabeanan dan cukai) yang diberikan Pandhu. Selain menjelaskan mengenai visi, misi, tugas dan fungsi DJBC, Pandhu dan Heru juga mengenalkan jenis-jenis seragam yang digunakan oleh Pegawai Bea Cukai dalam menjalankan tugas. Di akhir sesi pertama ini, Pandhu menambahkan bahwa pegawai Bea Cukai Pangkalan Bun menerapkan work life balance yang diikuti dengan mengenalkan jersey olahraga

Diselingi dengan games menarik dan melatih fokus membuat peserta semakin antusias untuk mengikuti jalannya acara CGTS 2021. Keseruan berlanjut saat Aldarida dan Rafif menyampaikan materi mengenai PKN STAN. Tak hanya materi tentang PKN STAN, motivasi disampaikan oleh Supargono untuk memberikan suntikan semangat kepada para peserta untuk tetap semangat belajar.

Apakah ada sanksi perorangan atau perusahaan yang tidak membayar bea masuk atau bea keluar?” tanya Nisrina di akhir sesi CGTS 2021. Pertanyaan mengenai tugas dan fungsi DJBC serta mengenai PKN STAN disampaikan oleh peserta CGTS 2021. “Silahkan kepada adik-adik SMA untuk berkuliah di PKN STAN. Dengan adanya CGTS 2021 ini, diharapkan adik-adik bisa termotivasi untuk melanjutkan pendidikan di PKN STAN dan menjadi putra daerah yang berhasil menjadi Keluarga Besar Bea Cukai” ucap Pandhu menutup acara CGTS 2021.

Dengan diselenggarakannya Customs Goes to School 2021 ini diharapkan dapat membuka wawasan dan memperbaiki stigma masyarakat mengenai Bea Cukai demi Bea Cukai yang Makin Baik.

Read More
BC Pangbun Awards, yang Milenial yang Beraksi

BC Pangbun Awards, yang Milenial yang Beraksi

Rabu, 24 Maret 2021- Bea Cukai Pangkalan Bun menggelar BC Pangbun Awards, sebuah acara penghargaan kepada pengguna jasa yang telah berkontribusi atas capaian target kinerja Bea Cukai Pangkalan Bun tahun 2020 serta untuk membangun silaturahmi, koordinasi, serta kerjasama antara pengguna jasa dan instansi yang ada di wilayah Pangkalan Bun.

Kami berharap dengan pelayanan prima yang kami berikan kepada pengguna jasa, Bea Cukai Pangkalan Bun ikut serta dalam menjaga bahkan meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional.” tutur Pandhu selaku Kepala Kantor Bea Cukai Pangkalan Bun dalam sambutannya. Lebih lanjut Pandhu menjelaskan dalam sambutannya  “realisasi target penerimaan Bea Cukai Pangkalan Bun sebesar 138,58% dengan rincian bea masuk sebesar 101,97%, bea keluar sebesar 141,10% dengan total penerimaan sebesar Rp.36,1 Milyar. Pun dengan indeks kepuasan pengguna jasa kami mendapatkan indeks 4.92 dalam skala 5 dengan kategori sangat puas”.

Bertempat di Aula Tanjung Puting, Brits Hotel Pangkalan Bun, acara penghargaan ini berjalan semarak dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Perpaduan nuansa perjuangan zaman dahulu dengan modern kekinian, pegawai Bea Cukai Pangkalan Bun dan hadirin mengenakan dresscode ala pahlawan. Acara dikemas dengan santai seakan ‘nonton film di bioskop’. Dengan tajuk “Pahlawan Milenial dalam Membangun Negeri”, Bea Cukai Pangkalan Bun bermaksud menyuntikkan semangat juang pahlawan kepada generasi milenial. Konsep acara yang ‘beda’ membius hadirin yang hadir sehingga larut dalam cerita yang disuguhkan oleh pegawai Bea Cukai Pangkalan Bun dari atas pentas.

Pengumuman pemenang awards dengan mengusung tema musik ‘tiktok” yang sedang tren di kalangan milenial, mampu menarik perhatian seluruh undangan yang hadir untuk mengetahui pemenang awards. Adapun pemenang awards Kategori Penyumbang Bea Masuk Terbesar – PT. Kalimantan Sawit Abadi, Kategori Penyumbang Bea Keluar – PT. Korintiga Hutani, Kategori Devisa Hasil Ekspor Terbesar – PT. Citra Borneo Utama, Kategori Agen Pelayaran Terbaik – PT. Sufie Bahari Lines, Kategori PPJK Clearance – CV. Rohim Putra Perdana, dan Kategori New Comer – PT. Garuda Biomass Indonesia.

Semoga kami bisa meningkatkan kegiatan ekspor sehingga dapat menunjang penerimaan di Bea Cukai Pangkalan Bun” ujar Wahyu selaku perwakilan dari PT. Garuda Biomass Indonesia dalam victory speechnya.

Selain penghargaan yang diberikan kepada pengguna jasa, BC Pangbun Awards juga turut memberikan penghargaan kepada Pegawai dengan Kategori “Petugas Pelayanan Prima pilihan Pengguna Jasa” setelah sebelumnya pengguna jasa melakukan voting untuk memilih siapakah pegawai yang layak mendapatkan awards tersebut.

For BC, tetap semangat. Semoga target di tahun ini dapat tercapai

Acara dikemas secara asyik dan TOP banget. Semakin Sukses buat BC Pangbun

Acaranya megah, meriah dan menarik. Dikemas dengan suasana apik. Penyampaian konten melalui teatrikal/musikal menambah menarik suasana. Semoga BC Pangbun semakin jaya dan terus dapat menjadi yang terbaik” tulis para hadirin pada kertas pesan kesan yang kemudian digantung pada pohon kesan pesan.

Read More
Apel Bulanan Perdana Tahun 2021 di Tengah Pandemi

Apel Bulanan Perdana Tahun 2021 di Tengah Pandemi

Kamis, 04 Februari 2021 Bea Cukai Pangkalan Bun menyelenggarakan apel bulanan perdana di tahun 2021 secara fisik dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Bertempat di halaman Kantor Bea Cukai Pangkalan Bun, Ahmad Pamuji Widodo selaku Kepala Subbagian Umum menjadi Pembina Apel.

Dalam amanatnya, Ahmad menyampaikan terkait update penerimaan sampai dengan Bulan Januari 2021,himbauan untuk tetap menerapkan protokol kesehatan selama bekerja di tengah pandemi dan menyambut pegawai On The Job Training (OJT) yang telah bergabung selama kurang lebih 1 (satu) bulan.

Hal pertama yang disampaikan yaitu terkait Penerimaan Kantor di Bulan Januari 2021. Bea Cukai Pangkalan Bun berhasil mengumpulkan penerimaan Rp24.894.549.000 yang terdiri dari penerimaan Bea Masuk sebesar Rp88 Juta dan Bea Keluar Rp24 Miliar.

Selanjutnya, beliau mengatakan “Dalam bekerja, kita perlu aman, imun, dan iman. Aman dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, imun dengan tetap mengonsumsi makanan yang bergizi serta gaya hidup yang sehat, serta iman dengan tetap menjaga dan senantiasa meningkatkan kualitas ibadah kepada Tuhan” tutur Ahmad.

Sebagai penutup, Ahmad juga mengungkapkan harapan besarnya kepada pegawai OJT untuk dapat berkontribusi bagi Bea Cukai Pangkalan Bun. Dengan dilaksanakannya apel bulanan di bulan Februari ini, Bea Cukai Pangkalan Bun siap meningkatkan kinerja dan mengoptimalkan pelayanan kepabeanan dan cukai di tengah pandemi demi Bea Cukai Makin Baik.

Read More
Bea Cukai Pangbun Awards, Penganugerahan Kepada Pengguna Jasa atas Kontribusi Terhadap Penerimaan Bea Cukai Pangkalan Bun Tahun 2019

Bea Cukai Pangbun Awards, Penganugerahan Kepada Pengguna Jasa atas Kontribusi Terhadap Penerimaan Bea Cukai Pangkalan Bun Tahun 2019

Senin (7/12) Bertempat di Aula Satya Ananta.Bea Cukai Pangkalan Bun menyelenggarakan Acara Bea Cukai Pangkalan Bun Awards (BC Pangbun Awards). BC Pangbun Awards merupakan acara yang tiap tahun digelar sebagai bentuk penghargaan dan apresiasi kepada para Pengguna Jasa atas kontribusinya dalam pencapaian target penerimaan Bea Cukai Pangkalan Bun.

Acara kali ini cukup berbeda dari tahun-tahun sebelumnya karena diselenggarakan secara online (virtual meeting). BC Pangbun Awards kali ini mengundang 32 perusahaan yang melakukan kegiatan customs clearance pada Tahun 2019 . Acara ini diikuti oleh perwakilan perusahaan dari eksportir, importir, agen pengangkut/pelayaran serta PPJK. Dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Bea Cukai Pangkalan Bun Pandhu Pratomo Surtianto serta Para Pejabat dan pegawai di lingkungan Bea Cukai Pangkalan Bun.

Dalam acara kali ini Pandhu menyampaikan bahwa acara BC Pangbun Awards Tahun 2020 harus mengalami penundaan dan diganti pelaksanaannya secara online, dengan mempertimbangkan beberapa hal, ” Acara ini semula akan diselenggarakan secara langsung dengan tatap muka pada tanggal 02 Desember di Kantor Bea Cukai Pangkalan Bun namun harus mengalami penundaan dan mempertimbangakan situasi pandemi covid-19 saat ini dimana jumlah orang yang terinfeksi virus covid-19 di Kotawaringin Barat mengalami peningkatan, sehingga gugus tugas penanganan covid-19 di Kotawaringin Barat mengeluarkan kebijakan untuk membatasi kegiatan yang mengumpulkan masa dan berpotensi menimbulkan kerumunan, dengan adanya hal tersebut maka diputuskan untuk batal diselenggarakan namun berganti secara online melalui zoom meeting. hal ini sejalan dengan kebijakan gugus tugas penanganan covid-19 untuk mencegah penularan covid-19″, Kata Pandhu dalam sambutannya.

Acara BC Pangbun Awards 2020 memberikan penghargaan kepada para pengguna jasa yang telah berperan dalam pencapaian target penerimaan di Tahun Anggaran 2019. Awards kepada pengguna jasa dibagi menjadi 6 kategori yaitu penyumbang bea masuk terbesar, penyumbang bea keluar terbesar, devisa hasil ekspor terbesar, PPJK clearance terbaik, agen pelayaran terbaik serta new comer terbaik. Penghargaan tersebut dipilih atas dasar kontribusi yang telah diberikan dengan mempertimbangan kepatuhan dan ketepatan waktu pengajuan dokumen. Selain itu, terdapat satu awards khusus yang diberikan kepada pegawai Bea Cukai Pangkalan Bun berdasarkan pemilihan dan penilaian dari pengguna jasa yaitu pegawai pelayanan prima terbaik. Pemilihan dan penilaian didasarkan pada kinerja pegawai, integritas, sinergi dan kesempurnaan dalam proses pelayanan dan pengawasan baik di kantor maupun di lapangan.

Pada kesempatan kali ini juga Bea Cukai Pangkalan Bun juga memperkenalkan tiga orang pejabat yang baru bergabung menggantikan pejabat sebelumnya, diharapkan dengan adanya para pejabat baru ini dapat lebih meningkatkan kinerja dan pencapaian Bea Cukai Pangkalan Bun.

Selain itu Pandhu juga mengucapkan terimakasih atas partisipasi para pengguna jasa dalam pengisian survei kepuasan penguna jasa tahun 2020, “Terimakasih kepada Bapak/Ibu semua yang sudah memberikan penilain sehingga kantor Bea Cukai Pangkalan Bun mendapatkan nilai 4,92 dari skala 5, hasil survey ini memicu kami untuk terus meningkatkan pelayanan kepada pengguna jasa. Selain itu, kami mohon kepada para pengguna jasa untuk membantu menjaga integritas dengan cara tidak memberikan imbalan apapun dalam bentuk apapun dan dengan alasan apapun” . kata Pandhu menutup sambutannya.

Dalam acara BC Pangbun Awards ini Padli Noor selaku Perwakilan PT Kapuas Prima Coal pemenang Bea Keluar Terbesar memberikan ucapan terimakasih dan menghimbau agar semua orang selalu menjalankan protokol covid-19,”Saya mewakili manajemen PT Kapuas Prima Coal mengucapkan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Bea Cukai Pangkalan Bun karena kami mendapatkan apresiasi berupa penghargaan atas penyumbang bea keluar terbesar Tahun 2019, semoga pandemi ini segera berlalu dan kami memohon doa kepada kawan-kawan semua agar kita dapat memberikan kontribusi lebih di tahun depan baik bea masuk, bea keluar atau yang lainnya.Semoga kita selalu dalam lindungan Allah dan mari kita semua menjalankan protokol covid-19 dengan menjalankan 3M”, kata Padli dalam kesan dan pesannya.

Diharapkan dengan adanya acara ini intimasi dan kerjasama antara Bea Cukai dan Pengguna Jasa dapat terus terjalin sehigga dapat memberikan kontribusi yang lebih ditahun depan untuk membantu pemulihan ekonomi nasional sesuai dengan program pemerintah untuk memulihkan ekonomi nasional akibat pandemi covid-19 ini.

Read More