BC Pangbun Peduli : Ringankan Beban Sesama di Tengah Pandemi

BC Pangbun Peduli : Ringankan Beban Sesama di Tengah Pandemi

Bergerak merupakan langkah nyata yang harus kita lakukan dibandingkan keluh kesah tak berujung di tengah pandemi COVID-19 yang menghantam negeri ini di berbagai sendi kehidupan. Kebijakan Social Distancing, Physical Distancing, dan gerakan di rumah saja guna memutus rantai penyebaran virus membuat masyarakat berdiam diri dan bekerja dari rumah sehingga mengakibatkan perputaran roda perekonomian tak berjalan normal seperti biasanya. Hal tersebut juga sangat berdampak terhadap masyarakat kecil yang menggantungkan penghasilannya dari aktivitas sehari-hari.

Untuk meringankan beban sesama, Bea Cukai Pangkalan Bun bergerak melalui aksi “Bea Cukai Menjaga, Peduli dan Berbagi, Lawan Covid-19!” dengan membagikan paket-paket yang berisi sembako untuk dibagikan ke masyarakat yang membutuhkan di sekitar Pangkalan Bun. Kegiatan sosial ini dilandasi dari kepedulian seluruh pegawai BC Pangkalan Bun yang menyisihkan rezekinya untuk berbagi melalui donasi yang dikumpulkan dengan sasaran pekerja harian dan masyarakat lain yang terkena dampak dari COVID-19.

“Hari ini kita akan membagikan paket sembako di sekitar wilayah Pangkalan Bun yang diharapkan dapat dirasakan manfaatnya, kita berharap bahwa pembagian (paket sembako) ini dapat tepat sasaran kepada orang yang berhak, terutama mereka yang terkena dampak secara langsung dari adanya COVID-19 ini” ujar Pandhu Pratomo, Kepala Kantor Bea Cukai Pangkalan Bun pada Briefing sebelum tim BC Pangkalan Bun bergerak melakukan pembagian paket bantuan.

Bergerak menyusuri kota Pangkalan Bun, pada hari pertama aksi ini dilakukan (4/5/2020) Tim BC Pangkalan Bun menyusuri Sungai Arut Selatan menggunakan unit Kapal Patroli Bea Cukai Pangkalan Bun dan membagikan puluhan paket sembako kepada masyarakat di tepian sungai arut. Begitu pula dengan aksi lanjutan yang dilakukan keesokan harinya (5/5/2020), para pekerja harian dan pedagang kecil yang dijumpai saat melakukan penyusuran dalam kota menjadi sasaran Tim untuk dibagikan paket bantuan yang telah disediakan.

Harapannya aksi “Bea Cukai Menjaga, Peduli dan Berbagi, Lawan Covid-19!” yang dilakukan ini dapat meringankan beban sesama di tengah pandemi yang melanda dan dapat memantik semangat masyarakat sekitar untuk ikut peduli dan bergerak bersama menghadapi beban yang timbul di tengah pandemi COVID-19. Senyum tulus penuh kebahagian dan do’a dari mereka adalah kado terindah bagi jajaran Bea Cukai Pangkalan Bun.

Read More
BC Pangkalan Bun Selenggarakan Entry Meeting Pengawasan Kepatuhan Pelaksanaan Tugas

BC Pangkalan Bun Selenggarakan Entry Meeting Pengawasan Kepatuhan Pelaksanaan Tugas

Rabu 29 April 2020 – bertempat di Aula Kantor Bea Cukai Pangkalan Bun diselenggarakan Entry Meeting sebagai langkah pertama untuk pemberitahuan kepada unit kerja objek PKPT (Pengawasan Kepatuhan Pelaksanaan Tugas) dengan objek pengawasan terhadap Perjalanan Dinas Dalam Negeri yang dilakukan oleh Kantor Bea Cukai Pangkalan Bun.

Kegiatan ini dipimpin oleh Kepala Kantor Bea Cukai Pangkalan Bun, Pandhu Pratomo dan diikuti oleh Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan serta Kepala Subbagian Umum dan tim. Selain bertujuan untuk memastikan kegiatan pelaksanaan tugas, administrasi, dan fungsi lain di Kantor Bea Cukai Pangkalan Bun telah sesuai dengan peraturan yang berlaku, kegiatan PKPT juga secara rutin diselenggarakan sebagai upaya untuk memperbaiki proses bisnis yang ada.

Dengan adanya PKPT ini, pengawasan terhadap perjalanan dinas yang dilakukan oleh pegawai Kantor Bea Cukai Pangkalan Bun diharapkan dapat berjalan dengan baik secara administrasi maupun praktik di lapangan demi mewujudkan perjalanan dinas yang tetap memperhatikan prinsip selektif, ketersediaan anggaran dan kesesuaian dengan pencapaian kinerja, efisiensi penggunaan belanja negara, serta prinsip akuntabilitas.

Read More
Peringati Hari Kartini, BC Pangkalan Bun Ikuti “Talkshow  Spesial”

Peringati Hari Kartini, BC Pangkalan Bun Ikuti “Talkshow Spesial”

Tiada awan di langit yang tetap selamanya, tiada mungkin akan terus menerus terang cuaca. Sehabis malam gelap gulita lahir pagi membawa keindahan, kehidupan manusia serupa alam. Sepenggal kalimat tersebut dikutip dari buku R.A. Kartini yang terkenal dengan Habis Gelap Terbitlah Terang, tokoh nasional emansipasi wanita yang kita peringati hari lahirnya pada hari ini (21 April 2020).

Mengapa menjadi hal yang penting bagi kita untuk memperingati hari kartini? Dia hanya satu dari banyak perempuan yang ingin maju, mengapa begitu istimewa? Perjuangan R.A. Kartini mungkin tidak terlihat terlalu dahsyat apabila Beliau lahir di era ini, di masa perempuan sudah mendapatkan rekognisi. Tapi bayangkan di masa itu, dimana perempuan hanya tahu dapur dan tempat tidur serta terbelenggu dengan adat istiadat yang mengatur perempuan adalah teman dibelakang atau yang disebut dengan konco wingking. Pemikiran Beliau dalam memperjuangkan kaum wanita untuk memperoleh kebebasan, persamaan hukum, dan pendidikan menjadi hal penting yang harus kita resapi dalam kehidupan sehari-hari.

Untuk itu, pada hari Selasa tanggal 21 April 2020 dalam rangka memperingati hari Kartini di lingkungan Kementerian Keuangan, Bea Cukai Pangkalan Bun mengikuti talkshow inspiratif yang bertajuk Talkshow Kartini : Empower a Woman, Empower a Nation untuk meneladani dan menularkan semangat kartini serta mengaplikasikannya dalam kehidupan di masa sekarang. Dengan narasumber para kartini Kementerian Keuangan, kegiatan ini dilakukan secara online yang dapat diakses oleh para pegawai Kementerian Keuangan.

Dalam kegiatan ini, Kementerian Keuangan meluncurkan program baru yaitu Women Leadership Coaching Program yang merupakan sebuah terobosan baru dimana pegawai wanita Kemenkeu dapat mendaftar untuk mendapatkan coaching program dalam hal pemberdayaan wanita. Terdapat 3 tema dalam coaching program ini yaitu Family Financial Plan 101 yang berisi inspirasi dan trik mengelola keuangan keluarga yang sesuai dengan tujuan finansial setiap pegawai, Social Media Guidance for Life Hack yang berisi panduan dalam bermedia sosial yang mampu meningkatkan kualitas diri dan branding professional, serta Stress & Anger Management untuk menguasai emosi diri di era 4.0 untuk mendukung kehidupan pribadi, keluarga, dan professional.

Setelah mengikuti kegiatan ini, Pegawai Bea Cukai Pangkalan Bun diharapkan dapat meresapi dan menularkan semangat kartini di masa kini serta turut serta dalam program yang telah diluncurkan Kemenkeu untuk memajukan kaum wanita khususnya para Kartini di lingkungan Kementerian Keuangan.

Read More
Pengawasan di tengah Pandemi? Siapa Takut !

Pengawasan di tengah Pandemi? Siapa Takut !

Di tengah pandemi COVID-19 yang masih menghantui dunia, tidak menghentikan kegiatan pengawasan terhadap lalu lintas barang yang masuk maupun keluar dari Indonesia. Kamis (16/04/2020) Bea Cukai Pangkalan Bun melaksanakan pengawasan terhadap kegiatan pemuatan barang ekspor PT. Korindo Ariabima Sari yang dilakukan secara Ship to Ship melalui kapal tongkang ke Kapal MV Apolo Asahi dari Gudang Korindo.

Kegiatan pengawasan sendiri merupakan kegiatan untuk menjaga agar semua peraturan Kepabeanan dan Cukai dapat dipenuhi atau dijalankan. Selain penelitian terhadap dokumen pemberitahuan impor dan ekspor, kegiatan pengawasan yang dilakukan berupa pemeriksaan terhadap barang yang akan diimpor maupun diekspor untuk meneliti apakah jumlah dan jenis barang sesuai dengan yang tertera dalam dokumen pemberitahuan sehingga risiko penyelundupan yang dapat menyebabkan kerugian negara dapat dicegah.

Meskipun virus COVID-19 masih belum “angkat kaki” dari negara ini, tak menyurutkan semangat Bea Cukai sebagai garda depan untuk tetap menjaga menjaga lalu lintas barang serta menjalankan fungsi organisasi dalam mendukung kegiatan industri agar roda perdagangan dan perekonomian tetap berputar di tengah pandemi ini.

Read More
Tetap Produktif, BC Pangkalan Bun Laksanakan Rapat DKO Secara Online

Tetap Produktif, BC Pangkalan Bun Laksanakan Rapat DKO Secara Online

Meski sedang menerapkan physical distancing dan Work From Home sebagai upaya memutus rantai penyebaran virus corona, namun hal tersebut tidak menghambat Bea Cukai Pangkalan Bun dalam melakukan rapat Dialog Kinerja Organisasi (DKO) untuk membahas capaian kinerja organisasi pada triwulan I tahun 2020 dan isu strategis.
Kegiatan yang dilakukan secara online melalui konferensi video ini diikuti oleh Kepala Kantor Bea Cukai Pangkalan Bun, Pejabat Eselon V dan IV, serta Pelaksana pada Subseksi Kepatuhan Internal (7/4). Penerimaan negara yang optimal merupakan salah satu sasaran strategis organisasi yang dibahas dalam rapat ini yang pada akhir Maret 2020 (Triwulan I) Bea Cukai Pangkalan Bun telah mengumpulkan penerimaan Kepabeanan dan Cukai sebesar Rp7.361.734.000 atau sebesar 31,42% melampaui target yang diberikan pada Triwulan I tahun 2020 sebesar 22,18%. Tentu hal tersebut merupakan capaian positif yang harus dijaga mengingat perjalanan Tahun 2020 masih panjang dan banyak tantangan telah menanti di depan.
Selain penerimaan, hal lainnya yang dibahas dalam rapat ini yaitu seputar asistensi industri dan pemberian fasilitas Kepabeanan dan Cukai yang efektif, sinergi pengawasan dan penegakan hukum, kepuasan pengguna layanan dan pelayanan publik yang prima, sumber daya manusia yang kompeten, pengelolaan keuangan yang optimal serta hal lainnya yang merupakan bentuk komitmen Bea Cukai Pangkalan Bun untuk mencapai target organisasi dengan seoptimal mungkin untuk mewujudkan Bea Cukai yang makin baik.

 

Read More
Monitoring Penerapan WFH, BC Pangkalan Bun Laksanakan Kunjungan Door to Door

Monitoring Penerapan WFH, BC Pangkalan Bun Laksanakan Kunjungan Door to Door

Sebagai bentuk upaya memutus rantai penyebaran virus COVID-19, Bea Cukai telah menerapkan himbauan Pemerintah untuk melakukan Sosial Distancing, Work From Home (WFH), dan menjaga pola hidup sehat untuk ketahanan tubuh terhadap virus. Untuk memonitoring hal tersebut, Bea Cukai Pangkalan Bun melakukan kunjungan ke setiap rumah pegawai (2/4/2020).

Dalam kunjungan ini, Pandhu Pratomo (Kepala Kantor Bea Cukai Pangkalan Bun) beserta Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan, Yuli Wijayanto dan tim memastikan pegawai yang sedang melaksanakan WFH dalam kondisi yang sehat, salah satunya dengan cara pemeriksaan suhu tubuh menggunakan alat Thermo Gun. Selain melaksanakan pemeriksaan, dilakukan pula pembagian hand sanitizer yang dibuat oleh Satuan Pelayanan Laboratorium Bea dan Cukai Pangkalan Bun serta suplemen kepada setiap pegawai.
Selain untuk memeriksa kondisi pegawai, kegiatan ini juga dilaksanakan untuk memastikan kepatuhan pegawai dalam penerapan WFH dan tidak menyalahgunakan kebijakan yang ada. Harapannya dengan adanya kegiatan ini setiap pegawai dapat melaksanakan kebijakan dengan baik dan menjadi pelopor untuk memutus rantai penyebaran virus COVID-19.

Sebelum menyudahi kunjungan, Pandhu dan tim berpesan kepada setiap pegawai untuk tetap menjaga kesehatan dan produktivitas dalam bekerja di rumah untuk mewujudkan Indonesia dan Bea Cukai yang makin baik.

Read More
Perkenalkan Desain Pita Cukai Terbaru, Bea Cukai Pangkalan Bun adakan Sosialisasi

Perkenalkan Desain Pita Cukai Terbaru, Bea Cukai Pangkalan Bun adakan Sosialisasi

Rabu 11 Maret 2020 Berlokasi di kecamatan arut selatan, Bea Cukai Pangkalan Bun mengadakan sosialisasi door to door ke para pedagang BKC  (Barang Kena Cukai) khususnya HPTL (Hasil Pengolahan Tembakau Lainnya) berupa tembakau dalam bentuk liquid yang digunakan pada alat rokok elektrik atau vapor.

Beberapa tahun terakhir,tren vapor mulai menjamur pada masyarakat sebagai alternatif dari rokok tembakau, hal ini dilihat dari bermunculannya toko-toko penjual vape di indonesia, termasuk di kabupaten Kotawaringin Barat. Terkait hal tersebut dirasa perlu diberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pengenaan cukai kepada barang kena cukai hasil tembakau lainnya termasuk di dalam nya liquid yang digunakan pada rokok elektrik atau vapor bersamaan dangan desain pita cukai terbaru tahun anggaran 2020.

“selain melaksanakan kebijakan pemerintah, kami disini juga menggali pendapat dan aspirasi masyarakat pedagang HPTL khususnya agar terdapat pemahaman yang sama antara kami selaku pelaksana kebijakan dan juga masyarakat” ujar Munawar Selaku Plt. Subseksi Penyuluhan dan Layanan Informasi.

Sosialisasi ini diadakan dengan tujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat khususnya penjual maupun pengguna HPTL di kabupaten Kotawaringin Barat terkait desain terbaru pita cukai tahun anggaran 2020. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman mengenai kebijakan Cukai yang dikenakan sekaligus mengetahui terkait pita cukai terbaru anggaran 2020.

#beacukaimakinbaik

#beacukaipangkalanbunwbk2020

Read More
Selamat Datang Bea Cukai Muda, Disini Tempat Awal Mengabdi

Selamat Datang Bea Cukai Muda, Disini Tempat Awal Mengabdi

Bea Cukai Pangkalan Bun hari ini mengadakan penilaian terhadap Presentasi Laporan Akhir Calon CPNS Peserta OJT (On Job Training). Acara dihadiri oleh Kepala Kantor Bea Cukai Pangkalan Bun, Pandhu Pratomo , Pejabat Eselon IV dan Pejabat Eselon V serta beberapa pegawai Bea Cukai Pangkalan Bun.

Dari awal hingga akhir OJT mereka diberikan pengarahan dan pembelajaran langsung oleh pegawai bea cukai pangkalan bun yang bertujuan agar Peserta OJT tersebut dapat menimba ilmu sebanyak-banyaknya tentang Kepabeanan dan Cukai, hingga saat nanti mereka sudah selesai masanya dalam menjalani On The Job Training,mereka sudah siap bertugas sebagai Bea Cukai Muda.

“Dalam Pembuatan Laporan ini sudah sebaiknya kita menerapkan ATM (Amati,Tiru,Modifikasi). Kita mengamati apa yang kurang, Tiru baiknya pada pembelajaran kita dan Modifikasi sesuai dengan keadaan kita”. Beberapa Pejabat Eselon IV dan Eselon V juga berpesan kepada seluruh peseta OJT agar dapat mengaktualisasikan inovasi yang telah dipaparkan dalam presentasi Akhir OJT kepada Kantor dan selalu semangat dalam melaksanakan aktualisasinya tersebut.

Dalam presentasi Laporan Akhir Calon CPNS, Peserta OJT diminta untuk menyampaikan tugas dan fungsi masing-masing seksi, pengalaman selama melaksanakan OJT selama kurang lebih 3 bulan, kegiatan yang dilaksanakan setiap harinya, permasalahan yang dihadapi serta memberikan inovasi – inovasi untuk Bea Cukai Pangkalan Bun makin baik. Semoga inovasi yang telah dikemukakan dapat diaktualisasikan dan menjadi habituasi di Bea Cukai Pangkalan Bun.

Selamat datang Bea Cukai muda di Bea Cukai Pangkalan Bun!
Selamat belajar dan berkontribusi demi #beacukaimakinbaik!

Read More

Janji Layanan Kantor Bea Cukai Pangkalan Bun

Read More
Pita Cukai 2020, Ada Yang Baru Nih !

Pita Cukai 2020, Ada Yang Baru Nih !

Seperti biasa setiap tahunnya, pita cukai mengalami pembaharuan desain dengan maksud untuk membedakan pita cukai yang lama dengan yang baru. Selain itu, dengan pembaharuan yang rutin dilakukan dan konsep desain yang khas, membuat pita cukai sulit untuk dipalsukan oleh tangan-tangan nakal di luar sana.

Dalam kesempatan Program Peningkatan Kompetensi Pegawai (PKP) pada Hari Kamis 5 Maret 2020, Bea Cukai Pangkalan Bun berkesempatan untuk mengenal lebih jauh Desain Pita Cukai tahun 2020 dengan Narasumber Kepala Subseksi Administrasi, Manifes, Penerimaan dan Jaminan, Irwan Kadir dan Pelaksana pada Seksi Penindakan dan Penyidikan, Hamzah Fanzuri.
 
Seperti yang diketahui, Pita Cukai terdiri dari Pita Cukai untuk produk Hasil Tembakau (HT) dan Pita Cukai untuk Produk Minuman Mengandung Ethyl Alkohol (MMEA). Dengan konsep tema 75 RI, untuk pita cukai HT terdapat lima warna untuk masing-masing produk dengan golongan tertentu. Warna biru untuk produk Sigaret Kretek Mesin (SKM), Sigaret Putih Mesin (SPM), Sigaret Kretek Tangan (SKT), dan Sigaret Putih Tangan (SPT) Golongan I, Warna Ungu untuk Golongan II, dan Warna Jingga untuk SKT dan SPT Golongan III.
Pita cukai berwarna Hijau sendiri merupakan warna untuk pita cukai Sigaret Kretek Tangan Filter (SKTF), Sigaret Putih Tangan Filter (SPTF), Tembakau Iris (TIS), Kelobot, Sigaret Kelembak Kemenyan, Cerutu, dan Hasil Pengolahan Tembakau Lainnya (HPTL). Masih ada dua warna lagi untuk pita cukai produk ht, yaitu warna cokelat untuk Pita Cukai HT yang diimpor untuk dipakai serta seluruh warna untuk Kawasan Bebas (Free Trade Zone).
Untuk Pita Cukai MMEA, juga terdapat enam warna berbeda. Warna Biru untuk Pita Cukai MMEA dalam negeri personalisasi golongan B (kadar alkohol lebih dari 5%-20%), Warna Coklat untuk produk MMEA Dalam Negeri Personalisasi Golongan C (kadar alkohol lebih dari 20%), Warna Hijau untuk pita cukai produk MMEA Impor Golongan A (Kadar Alkhohol kurang dari 5%), Warna Merah adalah pita cukai MMEA Impor Golongan B (Kadar alkhohol lebih dari 5%-20%), Warna Ungu untuk Pita Cukai MMEA Impor Golongan C (Kadar Alkhohol lebih dari 20%), dan Seluruh Warna untuk Kawasan Bebas.
Untuk informasi yang terdapat dalam Desain Pita Cukai tahun ini tidak berubah dari tahun sebelumnya. Untuk Pita Cukai HT sendiri, terdapat 11 unsur informasi yang harus ada yaitu :
1. Lambang Negara RI

2. Lambang Ditjen Bea dan Cukai

3. Tarif Cukai

4. Angka Tahun Anggaran

5. Harga Jual Eceran

6. Teks “Indonesia”

7. Teks “Cukai Hasil Tembakau”


8. Jumlah Isi Kemasan

9. Jumlah Hasil Tembakau

10. Hologram

11. Kode Personalisasi

Tidak jauh berbeda dengan informasi dalam pita cukai HT, dalam Pita Cukai MMEA dan Hasil Pengolahan Tembakau Lainnya (HPTL) juga terdapat informasi-informasi sebagaimana diatas yang hanya dibedakan dari Jenis Teks Cukai “MMEA Impor atau Cukai MMEA Dalam Negeri” untuk pita Cukai MMEA serta tidak ada Kode Personalisasi untuk Pita Cukai HPTL.
Dalam kesempatan PKP ini, pegawai juga berkesempatan untuk mengidentifikasi pita cukai asli menggunakan metode-metode tertentu. Beberapa metode yang digunakan yaitu dengan kasat mata, menggunakan kaca pembesar, sinar UV, Holo Reader, dan menggunakan cairan kimia.
 Harapannya dengan adanya PKP ini dapat meningkatkan kompetensi pegawai untuk mensosialisasikan kepada masyarakat serta memerangi Barang Kena Cukai (BKC) Ilegal terutama rokok illegal di Wilayah Pangkalan Bun, Lamandau, Sukamara yang merupakan wilayah pengawasan Bea Cukai Pangkalan Bun. #WilayahBebasDariKorupsi2020 #BeaCukaiMakinBaik

 

Read More