Awal Tahun 2024, Bea Cukai Pangkalan Bun 2 Kali Gagalkan Pengiriman Rokok Ilegal Melalui Jasa Ekspedisi

Awal Tahun 2024, Bea Cukai Pangkalan Bun 2 Kali Gagalkan Pengiriman Rokok Ilegal Melalui Jasa Ekspedisi

Kotawaringin Barat (09/01) – Bea Cukai Pangkalan Bun kembali menggagalkan upaya pengiriman rokok ilegal melalui jasa ekspedisi pada Kamis (04/01) dan Senin (08/01). Penindakan dilakukan terhadap 2.600 batang rokok tanpa pita cukai dengan nilai barang sebesar Rp 3.263.000,- dan perkiraan potensi penerimaan negara yang seharusnya dibayar berupa cukai, PPN HT, dan pajak rokok mencapai Rp 2.210.273,-.

Muhammad Akhyar, Humas Bea Cukai Pangkalan Bun menyampaikan bahwa penindakan bermula dari informasi dari masyarakat. “Dari kedua penindakan tersebut, informasi awalnya kami peroleh informasi dari masyarakat yang memberitahukan bahwa terdapat paket dari Jepara yang diduga berisi rokok ilegal. Berdasarkan informasi tersebut, tim kami langsung melakukan pemeriksaan atas paket tersebut dengan didampingi oleh petugas ekspedisi,” jelasnya.

Pemberantasan rokok ilegal akan terus dilakukan sebagai upaya Bea Cukai dalam mendorong terciptanya iklim usaha yang kondusif. Bea Cukai senantiasa bersinergi dengan seluruh pihak termasuk perusahaan jasa ekspedisi untuk memberantas peredaran rokok ilegal.

Bea Cukai juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah ikut serta aktif dalam upaya pemberantasan rokok ilegal. Penindakan terhadap rokok ilegal merupakan salah satu bentuk nyata semangat masyarakat dalam mendukung pemberantasan peredaran rokok ilegal. “Kami juga mengimbau para pelaku usaha di bidang cukai untuk mentaati ketentuan peraturan perundang-undangan, salah satunya dengan memiliki nomor pokok pengusaha barang kena cukai (NPPBKC),” pungkas Akhyar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *