Bea Cukai Pangkalan Bun “Kobarkan” Merdeka Belajar Melalui CGTS 2021

Bea Cukai Pangkalan Bun “Kobarkan” Merdeka Belajar Melalui CGTS 2021

Senin (31/05/2021) Bea Cukai Pangkalan Bun menggelar Customs Goes to School (CGTS) 2021 dengan tajuk “Berkobar Bersama Bea Cukai Pangkalan Bun, Wujudkan Merdeka Belajar”. Digelar dengan media zoom, membuat CGTS 2021 berbeda dengan CGTS tahun sebelumnya karena memberikan kesempatan bagi seluruh siswa/i SMA/K/MA se-Kotawaringin Barat untuk ikut berpartisipasi pada acara CGTS ini.

Acara yang diselenggarakan di penghujung Bulan Mei ini sebagai bagian dari memperingati Hari Pendidikan Nasional yang diperingati setiap tanggal 2 Mei. Selain itu acara ini juga diselenggarakan untuk mengenalkan Bea Cukai di Area / Wilayah Pangkalan Bun secara umum dan kepada generasi muda secara khusus. Dalam kesempatan ini, Tim Bea Cukai Pangkalan Bun memberikan sosialisasi mengenai Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) dan Kantor Bea Cukai di Pangkalan Bun (KPPBC TMP C Pangkalan Bun). Tak lupa pula sosialisasi mengenai Politeknik Keuangan Negara STAN diberikan kepada para peserta untuk mengenalkan Sekolah Ikatan Dinas.

Sejak dibuka oleh Master of Ceremony, yaitu Ristya Nurharisa dan Rolas Martua Simbolon, antusiasme peserta CGTS 2021 berkobar. Diawali dengan memperkenalkan instansi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) oleh Pandhu Pratomo selaku Kepala Kantor sebagai Narasumber dan Heru Nugroho sebagai Host, peserta ikut hanyut dalam penjelasan mengenai misi DJBC yaitu sebagai Trade Facilitator and Industrial Assistance (memfasilitasi perdagangan dan industri), Community Protector (menjaga perbatasan dan melindungi masyarakat Indonesia dari penyelundupan dan perdagangan illegal) dan Revenue Collector  (Mengoptimalkan penerimaan negara di sektor kepabeanan dan cukai) yang diberikan Pandhu. Selain menjelaskan mengenai visi, misi, tugas dan fungsi DJBC, Pandhu dan Heru juga mengenalkan jenis-jenis seragam yang digunakan oleh Pegawai Bea Cukai dalam menjalankan tugas. Di akhir sesi pertama ini, Pandhu menambahkan bahwa pegawai Bea Cukai Pangkalan Bun menerapkan work life balance yang diikuti dengan mengenalkan jersey olahraga

Diselingi dengan games menarik dan melatih fokus membuat peserta semakin antusias untuk mengikuti jalannya acara CGTS 2021. Keseruan berlanjut saat Aldarida dan Rafif menyampaikan materi mengenai PKN STAN. Tak hanya materi tentang PKN STAN, motivasi disampaikan oleh Supargono untuk memberikan suntikan semangat kepada para peserta untuk tetap semangat belajar.

Apakah ada sanksi perorangan atau perusahaan yang tidak membayar bea masuk atau bea keluar?” tanya Nisrina di akhir sesi CGTS 2021. Pertanyaan mengenai tugas dan fungsi DJBC serta mengenai PKN STAN disampaikan oleh peserta CGTS 2021. “Silahkan kepada adik-adik SMA untuk berkuliah di PKN STAN. Dengan adanya CGTS 2021 ini, diharapkan adik-adik bisa termotivasi untuk melanjutkan pendidikan di PKN STAN dan menjadi putra daerah yang berhasil menjadi Keluarga Besar Bea Cukai” ucap Pandhu menutup acara CGTS 2021.

Dengan diselenggarakannya Customs Goes to School 2021 ini diharapkan dapat membuka wawasan dan memperbaiki stigma masyarakat mengenai Bea Cukai demi Bea Cukai yang Makin Baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *