Bea Cukai Pangkalan Bun Raih 1.418 Persen dari Target Penerimaan di Semester I

Bea Cukai Pangkalan Bun Raih 1.418 Persen dari Target Penerimaan di Semester I

Meski tahun anggaran 2021 baru berjalan satu semester, namun Bea Cukai Pangkalan Bun telah berhasil mengumpulkan penerimaan negara sebesar 1.418% dari target yang ditetapkan, yaitu sebesar Rp. 212,07 miliar, dimana target penerimaan yang harus dikumpulkan sepanjang tahun 2021 sebesar Rp.14,9 miliar.

Penerimaan yang berhasil dikumpulkan tersebut terdiri dari penerimaan Bea Masuk sebesar Rp. 805 juta (49,06% dari target) dan Bea Keluar sebesar Rp. 211,27 miliar (1.587% dari target).

Bea Keluar diperoleh dari ekspor komoditi CPO dan Turunan CPO, yakni sebesar Rp. 199,25 miliar (91.9%) dan komoditi Woodchip sebesar Rp. 17,61 miliar (8,1%), sedangkan bea masuk diperoleh dari importasi mesin (43,5%) dan zinc powder (56,5%).

Realisasi penerimaan sampai dengan semester I tahun 2021 ini merupakan penerimaan terbesar BC Pangkalan Bun dalam 5 tahun terakhir. Jika dibandingkan dengan realisasi penerimaan semester I tahun 2020, penerimaan semester I tahun ini mengalami pertumbuhan sebesar 1.118%. Hal ini terjadi karena tingginya pertumbuhan penerimaan Bea Keluar yaitu sebesar 1.217%, sedangkan untuk Bea Masuk mengalami pertumbuhan -41,14%. Hal ini menunjukkan bahwa kinerja ekspor Kotawaringin Barat mengalami pertumbuan yang cukup signifikan meskipun dalam kondisi pandemi.

Nilai Ekspor (FOB) semester I tahun ini juga mengalami kenaikan atau tumbuh 64,68% dibandingkan semester I tahun 2020, yaitu dari USD 192,87 juta menjadi USD 317,63 juta. Sedangkan jika dilihat dari tonase, meningkat 38,79%, dari 589.488,57 ton menjadi 818.149,48 ton. Data ini menguatkan bahwa kinerja ekspor Kotawaringin Barat terus mengalami pertumbuhan dari tahun ke tahun.

Tentunya petumbuhan ekspor ini merupakan hal yang sangat bagus bagi Kotawaringin Barat khususnya dan Indonesia pada umumnya, mengingat kondisi perekonomian saat ini yang masih belum memihak pada dunia usaha pada umumnya sebagai dampak dari pandemi yang belum kunjung usai.

Sebagai institusi pemerintah yang mengemban tugas sebagai industrial and trade facilitator, Bea Cukai Pangkalan Bun, selalu terus berupaya semaksimal mungkin untuk memberikan pelayanan dan asistensi guna terus mendukung peningkatan ekspor di Kabupaten Kotawaringin Barat.

Disamping itu, dalam rangka mengoptimalkan penerimaan negara, segenap jajaran Bea Cukai Pangkalan Bun tentu sangat berharap bahwa pencapaian yang berhasil ditorehkan di semester I tahun 2021 ini dapat terus berlanjut dan bahkan semakin meningkat di paruh kedua tahun 2021 yang saat ini telah berjalan, tentunya  dengan dukungan dari seluruh pihak terkait, masyarakat dan dunia usaha di Kabupaten Kotawaringin Barat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *