Bupati Lamandau Dukung Penuh Upaya Bea Cukai Tekan Peredaran Rokok Ilegal

Bupati Lamandau Dukung Penuh Upaya Bea Cukai Tekan Peredaran Rokok Ilegal

Selasa (11/8) Bea Cukai Pangkalan Bun berkesempatan untuk berkunjung ke Pemerintah Daerah Kabupaten Lamandau yang merupakan salah satu dari 3 Kabupaten di bawah pengawasan Bea Cukai Pangkalan Bun. Rombongan Bea Cukai yg dipimpin oleh Kepala Kantor, Pandhu Pratomo disambut langsung oleh Bupati Lamandau, Hendra Lesmana yang didampingi oleh Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten Lamandau, Penyang M. Ec, Dev. Pertemuan berlangsung hangat dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan di tengah Pandemi Covid 19.

Ada 3 masalah pokok yang menjadi topik diskusi antar pimpinan daerah dan pimpinan instansi vertikal tersebut. Yang pertama adalah tentang potensi ekspor dari kekayaan alam yang terdapat di kabupaten Lamandau. Komoditi alam seperti pertambangan dan kehutanan tentu masih menjadi primadona dari Kabupaten ini, namun kendala logistik yg ada mengakibatkan belum ada ekspor yang langsung dari Kabupaten ini. Walaupun begitu Bea Cukai siap bekerjasama untuk mengasistensi dan mensosialisasikan tentang fasilitas fasilitas ekspor impor yang dapat dipakai oleh masyarakat maupun pelaku usaha di Kabupaten Lamandau.

Selanjutnya Pandhu Pratomo menyampaikan tentang amanah yang diberikan oleh Pemerintah Pusat tentang pendataan kinerja pemerintah daerah terkait Dana Bagi Hasil Cukai Tembakau (DBH-CT). Dan yang terakhir adalah penyampaian tentang operasi Gempur Rokok Ilegal yang sudah dan terus menerus akan dilakukan oleh Bea Cukai untuk menekan peredaran rokok Ilegal di wilayah pengawasan Bea Cukai Pangkalan Bun. Operasi Gempur Rokok Ilegal ini difokuskan pada pengawasan dan sosialisasi dimana Bea Cukai dan Pemda Lamandau melalui Disperindagkop & UMKM sudah pernah bersama-sama melakukan sosialisasi ke pedagang rokok di sekitar Lamandau dengan memanfaatkan DBHCT tersebut. “Kami sangat mendukung Bea Cukai dalam program Gempur Rokok Ilegal ini karena tentu akan menambah potensi penerimaan cukai yang akan berdampak pada masyarakat sekitar”, ucap Hendra Lesmana.

Diskusi hangat ini diakhiri dengan foto bersama dukungan Pemerintah Kabupaten Lamandau kepada Bea Cukai Pangkalan Bun dalam mewujudkan Wilayah Bebas dari Korupsi tahun 2020. Dan diharapkan sinergi ini akan terus terjadi di masa mendatang sehingga rokok ilegal dapat terus ditekan peredarannya dan semoga akan ada komoditi ekspor baru yang dapat menambah devisa bagi negara dan menumbuhkan ekonomi masyarakat sekitar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *