Lomba Pidato dalam Rangka HAKORDIA 2021 untuk Generasi Milenial

Lomba Pidato dalam Rangka HAKORDIA 2021 untuk Generasi Milenial

Selasa,21 Desember 2021 – Bea Cukai Pangkalan Bun menyelenggarakan Lomba Pidato dalam rangka Hari Anti Korupsi Sedunia (HAKORDIA) Tahun 2021 yang diikuti oleh 46 peserta dari SMA/K Sederajat se-kabupaten kotawaringin Barat. Lomba Pidato ini merupakan bentuk sinergi atau Kerjasama antara Bea Cukai Pangkalan Bun dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kotawaringin Barat. Proses lomba melalui beberapa tahapan penilaian, setelah sebelumnya dilaksanakan babak penyisihan secara online mulai tanggal 22 September – 05 Desember 2021 dimana setiap peserta wajib mengumpulkan video pidato dengan durasi maksimal 6 menit.  Melalui penilaian yang a lot dari tim juri diperoleh 15 finalis yang berhak mengikuti perlombaan secara offline atau tatap muka di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kotawaringin Barat.

Acara lomba pidato diawali dengan sambutan dari Pandhu Pratomo selaku Kepala Kantor Bea Cukai Pangkalan Bun. “Kami sangat terkejut dengan antusiasme para siswa-siswi yang ikut berpartisipasi pada acara lomba pidato kali ini. Memilih 15 besar sangat sulit karena seluruh peserta sangat bagus-bagus dari video yang dikumpulkan ke panitia” terang Pandhu dalam sambutannya.  Kemudian acara dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Rustam Efendi. Dalam sambutannya Pak Rustam sangat mengapresiasi karena lomba ini merupakan proses edukasi yang sangat positif untuk melatih para siswa-siswi.

“Lomba pidato ini bisa membiasakan diri siswa-siswi mampu berpidato didepan umum sebagai generasi penerus bangsa dan dapat mengungkapkan pikiran mereka dalam bentuk tulisan dan kata-kata.” ujar Pak Rustam.

Dalam babak 15 Besar, peserta diminta untuk menyampaikan pikiran dan gagasannya melalui pidato yang sudah disusun sebelumnya dengan tema “Peran Nyata Siswa Milenial dalam Melawan Korupsi”. Setelah dilakukan undian untuk menentukan urutan penampilan, 15 finalis menyampaikan pidato dengan semangat dan antusias dengan harus memenuhi kriteria penilaian dari dewan juri dan batas waktu yang diberikan oleh panitia yaitu maksimal 5 (lima) menit dalam menyampaikan pidatonya.

Setelah tahap penjurian selesai, 6 finalis dengan nilai tertinggi dengan penampilan terbaik yang berhakl lolos ke babak selanjutnya yang kemudian ‘bermain’ dengan Role of Play dalam menyampaikan pidato. Para peserta mengambil undian dan selanjutnya akan mendapatkan peran “role of play” yang menentukan mereka akan menyampaikan tema sebagai apa. Para peserta memperoleh 6 peran role of play yang berbeda-beda dan harus dituangkan dalam konsep naskah pidato saat itu juga.  Tentu hal tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi 6 finalis yang tersisa, dikarenakan peserta dituntut untuk dapat berpikir dengan cepat dan menuangkannya dengan waktu 7 menit. Pada babak role of play ini kemampuan literasi dari para peserta benar-benar diuji.

Setelah melalui persaingan ketat dalam proses penjurian, Indra Birukman dari SMK Sumbermas Sarana berhasil menjuarai Lomba Pidato dalam Rangka HAKORDIA 2021 edisi perdana yang diselenggarakan oleh Bea Cukai Pangkalan Bun. Juara 2 diraih oleh Natzswa Widyaiswara dari SMAN 3 Pangkalan Bun, Juara 3 diraih oleh Anggi K. U. dari SMAN 1 Pangkalan Lada dan Juara Favorit yang ditentukan dari bayanknya likesdi media sosial masing-masing peserta  diraih oleh Desta Suryaningsuh dari SMAN 2 Kumai.

Lomba Pidato HAKORDIA 2021, Milenial Bebas Bersuara, Satu Padu Lawan Korupsi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *