Pencapaian Bea Cukai Pangkalan Bun Memasuki Kuartal Terakhir 2021

Pencapaian Bea Cukai Pangkalan Bun Memasuki Kuartal Terakhir 2021

Senin, 08 November 2021 – Bea Cukai Pangkalan Bun melaksanakan Apel Bulan November secara fisik dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Apel diambil langsung oleh Kepala Kantor, Pandhu Pratomo S. dengan bertempat di halaman kantor Bea Cukai Pangkalan Bun.

Dalam amanatnya, Pandhu menyampaikan mengenai realiasipencapaian Bea Cukai Pangkalan Bun sampai dengan quarter terakhir di tahun 2021.  Dari sector Penerimaan Bea Masuk tahun ini turun 43,65% dibanding tahun 2020. Hal ini dikarenakan turunnya jumlah PIB (19,23%) dan juga Devisa Impor (10,27%). Sementara untuk realisasi penerimaan Bea Keluar sampai tanggal 31 Oktober telah tercapai Rp 413,07 M Atau sebesar 3.103% dari target. Pandhu juga menyampaikan secara Tonase, Ekspor kita tumbuh 32,10% dari tahun 2020. Secara total, realisasi penerimaan mencapai 2.910% dan diperkirakan akan mencapai diatas 3.000% sampai akhir tahun 2021.

Kemudian jika dililhat dari sisi dokumen, Jumlah PEB tahun ini tumbuh 23,05% dari tahun 2020. Hal tersebut menunjukkan bahwa pelayanan kantor Bea Cukai Pangkalan Bun semakin meningkat. Dari sisi kinerja pengawasan, Jumlah penindakan kita tahun ini juga mengalami peningkatan sebesar 60%, dengan nilai barang bukti Rp. 74,36 juta atau naik 367,4%, dengan potensi kerugian negara yang diselamatkan sebesar Rp. 18,94 Juta atau naik 174%.

Di tahun 2021, sebagai wujud nyata dari program Klinik Ekspor, Bea Cukai Pangkalan Bun juga telah melepas ekspor perdana untuk 2 komoditas, yaitu Olahan Kayu dan Ilmenit Sand. Pelepasan ekspor perdana ini juga menandai Kerjasama yang baik antara Bea Cukai Pangkalan Bun dengan Pemerintah daerah setempat sehingga ekspor perdana dapat sukses dilaksanakan. Harapannya kedapan, di tahun ini pula, akan ada lagi ekspor perdana untuk komoditas lain, yaitu pasir silika.

Pada akhir amanatnya, Pandhu juga mengajak untuk terus menunjukan semangat BERKOBAR terutama dalam memperingati Hari Pahlawan yang jatuh pada tanggal 10 November dan  apresiasi kepada seluruh jajaran dan pegawai atas kinerja, dedikasi dan upaya kerja keras Bea Cukai Pangkalan Bun.

Kegiatan dilanjutkan dengan kegiatan yang melatih kemampuan public speaking yang dikemas dalam Pangkalan Berbagi Kisah yang dibawakan oleh Hari Agustusan S. Muslich yang membagikan pengalamannya bekerja di KPPBC TMP C Nanga Badau. Dalam Pangkalan Berbagi Kisah yang telah dilaksanakan untuk ketiga kalinya ini, Hari menyampaikan kisah suka dukanya menggunakan Bahasa Inggris, yang membuat kegiatan ini menyita perhatian dan diikuti secara antusias oleh seluruh pegawai.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *