Percepat Arus Keluar Masuk Barang, Bea Cukai Pangkalan Bun Gelar Customs Visit Customer ke Perusahaan Pelayaran

Percepat Arus Keluar Masuk Barang, Bea Cukai Pangkalan Bun Gelar Customs Visit Customer ke Perusahaan Pelayaran

Rabu/25 November 2020 Sehubungan dengan program Customs Close To You (CCTY) dengan tujuan mendekatkan diri ke pengguna jasa , Bea Cukai Pangkalan Bun melaksanakan Kegiatan Customs Visit Customer (CVC). kegiatan ini dilaksanakan di PT Delang Makmur Jaya dan PT Pelayaran Haluan Segara Line. Keduanya merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pelayaran yaitu pengiriman barang baik dari/ke dalam negerimaupun luar negeri.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Direktur PT Delang Makmur Jaya sekaligus karyawan PT Pelayaran Haluan Segara Line cabang Kumai,  Yan Kristopol beserta staff operasional dan dari Bea Cukai Pangkalan Bun Yuli Wijayanto selaku  Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan berserta staff. Acara ini dibuka dengan sambutan dari Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan, Yuli mengatakan bahwa acara ini selain mendekatkan diri dengan pengguna jasa juga merupakan kegiatan untuk mengetahui proses bisnis, kendala serta rencana kegiatan perusahaan tersebut.

 Yan Kristopol menyambut baik perihal kegiatan ini, “Kegiatan ini sangat positif sehingga pengguna jasa merasa dekat dengan Bea Cukai”, kata Yan dalam sambutannya. Pada kegiatan ini Yan juga menyampaikan kendala akibat adanya covid-19 yaitu berkurangnya pengiriman barang sehingga kunjungan kapal berkurang baik dari/ke  dalam negeri maupun luar negeri, selain itu dikarenakan adanya covid-19 ini, semula checking kapal dilakukan di wilayah muara sekarang harus di luar muara sehingga memerlukan biaya yang besar karena harus menyewa speedboat untuk menuju kesana.

Selain itu Yuli juga menanyakan potensi atau rencana kedepannya mengenai kegiatan ekspor di Pangkalan Bun, “Apakah kedepannya kemungkinan ada produk yang akan diekspor dari Pangkalan Bun dan adakah  perusahaan yang mengalami kendala? , kata Yuli. Menanggapi hal tersebut Yan  mengatakan ada rencana produk yang akan diekspor di tahun depan yaitu pasir kuarsa, tanah liat sebagai bahan keramik, PAO (limbah sawit) serta cangkang kelapa. Untuk kendala tidak ada tetapi perusahaan menanyakan mengenai dokumen apa saja yang dibutuhkan untuk melakukan ekspor. Menindaklanjuti hal itu, Yuli mengatakan bahwa Bea Cukai siap melakukan asistensi kepada perusahaan apabila ingin menanyakan terkait dokumen ataupun persyaratan untuk ekspor produk tersebut.

Direktur PT Delang Makmur Jaya sekaligus pengurus PT Haluan Segara Line ini juga mengatakan bahwa mereka merasa terbantu dengan adanya aplikasi SIMANTAP  dan mengapresiasi atas respon pegawai Bea Cukai yang sangat cepat dalam memberikan pelayanan baik secara langsung maupun tidak langsung.

Diharapkan dengan adanya kegiatan ini maka kerjasama antara Bea Cukai dengan perusahaan terus terjalin serta kedepannya kegiatan ekspor maupun impor dapat berjalan dengan baik selaras dengan slogan Bea Cukai yaitu Bea Cukai Makin Baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *