Tekan Peredaran Rokok Ilegal, Bea Cukai Pangkalan Bun Gencar Lakukan Sosialisasi

Tekan Peredaran Rokok Ilegal, Bea Cukai Pangkalan Bun Gencar Lakukan Sosialisasi

Salah satu misi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) yaitu melindungi masyarakat Indonesia dari penyelundupan dan perdagangan illegal dan mengoptimalkan penerimaan negara di sektor kepabeanan dan cukai. Salah satu langkah nyata dalam mewujudkan misi tersebut adalah melalui sosialisasi kepada masyarakat, salah satunya dengan melakukan Sosialisasi Rokok Ilegal. Upaya pencegahan peredaran rokok ilegal terus dilakukan Bea Cukai Pangkalan Bun ke berbagai daerah di wilayah pengawasan Bea Cukai Pangkalan Bun. Tim Humas dari seksi KIP (Kepatuhan Internal dan Penyuluhan) turun langsung dengan sistem Door to Door, yaitu dengan mendatangi secara langsung pedagang rokok untuk kemudian diberikan pengertian mengenai ciri-ciri rokok ilegal, sanksi, dan cara mengidentifikasi rokok ilegal melalui pengenalan ciri-ciri Pita Cukai.

Adapun ciri-ciri rokok ilegal yaitu rokok tanpa pita cukai, rokok yang dilekati pita cukai palsu, rokok yang dilekati pita cukai bekas, serta rokok dilekati pita cukai yang tidak sesuai peruntukan (misalnya Sigaret Kretek Mesin/SKM dilekati pita cukai Sigaret Kretek Tangan/SKT atau jumlah kemasan tidak sesuai).

Wilayah pengawasan yang luas terdiri dari Kabupaten Kotawaringin Barat, Kabupaten Lamandau dan Kabupaten Sukamara, medan yang sulit serta jarak yang jauh menjadi tantangan tersendiri bagi tim untuk melaksanakan Sosialisasi Rokok Ilegal untuk menekan peredaran rokok ilegal. Sosialisasi kali ini dilaksanakan secara berurutan dimulai dari Desa Medang Sari dan Desa Raja Seberang Kec.Arut Selatan Kotawaringin Barat hingga Bulik Timur, Kabupaten Lamandau.

Tim Humas BC Pangkalan Bun menghimbau kepada pedagang agar tidak memperdagangkan rokok ilegal kepada pelanggan. Apabila kedapatan ada pedagang yang menjual rokok ilegal maka akan dikenakan sanksi pidana serta menghimbau apabila para pedagang menemukan rokok dengan ciri-ciri rokok ilegal untuk segera melaporkan ke Bea Cukai Pangkalan Bun. Selain itu Bea Cukai Pangkalan Bun juga menyediakan layanan informasi apabila pedagang ragu mengenai rokok yang dijualnya dengan menghubungi langsung ke nomor layanan informasi.

Selain memberikan sosialisasi mengenai rokok ilegal, Tim Humas KIP juga melakukan pendataan kepada pedagang rokok yang telah diberikan sosialisasi untuk keterbukaan informasi. Dengan adanya sosialisasi Gempur Rokok Ilegal, diharapkan pedagang rokok dapat mengenali dan mengidentifikasi ciri-ciri rokok illegal sehingga dapat menekan peredaran dan memutus distribusi rokok illegal untuk mengamankan keuangan negara dari sektor cukai. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *