Tembus Daerah Terpencil Pegunungan Kalimantan, Bea Cukai Pangkalan Bun Gencarkan Sosialisasi Rokok Illegal

Tembus Daerah Terpencil Pegunungan Kalimantan, Bea Cukai Pangkalan Bun Gencarkan Sosialisasi Rokok Illegal

Sebagai upaya dalam menekan peredaran rokok ilegal, Bea Cukai Pangkalan Bun menggencarkan sosialisasi dan edukasi ketentuan Barang Kena Cukai Hasil Tembakau (BKC-HT) ke daerah-daerah terpencil di pegunungan Kalimantan Tengah, yaitu Kecamatan Batang Kawa Kab. Lamandau. Kecamatan Batang Kawa ini berjarak sekitar 5 jam dengan angkutan darat dari Pangkalan Bun, kota paling ramai di wilayah barat Provinsi Kalimantan Tengah.

Akses jalan yang sulit dan sinyal seluler yang tidak tersedia, tidak menghalangi Tim Humas Bea Cukai Pangkalan Bun untuk tiba ke daerah pegunungan Kalimantan Tengah yang berada di Kecamatan Batang Kawa Kab. Lamandau.

Hujan deras yang mengguyur Kalimantan Tengah beberapa hari ini menambah kondisi jalan tanah berbukit-bukit menjadi licin. Jika tidak berhati-hati sering kali kendaraan yang kita gunakan terjebak di tanah yang cukup liat. 

Kampung Kinipan, sebuah kampung Dayak di Kecamatan Batang Kawa Kabupaten Lamandau menjadi salah satu daerah yang kita berikan sosialisasi demi meningkatkan pemahaman warga setempat tentang perbedaan rokok legal dan illegal.

Tidak hanya itu, diharapkan dengan adanya sosialisasi ke daerah terpencil di pegunungan Kalimantan ini dapat menurunkan tingkat peredaran Barang Kena Cukai Hasil Tembakau (BKC HT) illegal di masyarakat.

Sosialisasi ini mengambil konsep door to door, turun ke masyarakan yang bersentuhan langsung dengan rokok, yaitu pemilik toko penjual TPE (Tempat Penjual Eceran) untuk yang menjual rokok.

Salah satu pemilik toko di Kampung Kinipan, Yefsi, mengaku pertama kali mendapatkan informasi terkait Barang Kena Cukai Hasil Tembakau dan bagaimana ciri-ciri, cara mengidentifikasi pita cukai hingga sanksi hukum apabila menjual, menyalurkan atau menimbun rokok illegal.

Beliau juga mendukung kegiatan yang dilakukan Bea Cukai Pangkalan Bun, agar masyarakat khususnya warga desa di Kecamatan Batang Kawa lebih paham dan teredukasi Barang Kena Cukai Hasil Tembakau (BKC HT).

Bea Cukai Pangkalan Bun juga tidak henti-hentinya mengajak pemilik toko atau pedagang penjual TPE (Tempat Penjual Eceran) untuk bersama-sama menggempur rokok illegal, menginformasikan apabila menemukan Barang Kena Cukai Hasil Tembakau (BKC HT) illegal serta melaporkan kepada Layanan Informasi Bea Cukai Pangkalan Bun (0822 5335 5559) atau Bravo Bea Cukai (1500 225)☎️📞.

Bea Cukai Makin Baik, Bea Cukai Pangkalan Bun Berkobar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *