Tingkatkan Upaya Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Pangkalan Bun Mengudara Bersama Radio Primadona

Tingkatkan Upaya Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Pangkalan Bun Mengudara Bersama Radio Primadona

Jumat 26 Juli 2019, Bea Cukai Pangkalan Bun mengudara perdana bersama Radio Primadona 100 FM Pangkalan Bun. Mengangkat tema “Gempur Rokok Ilegal”, talkshow radio berdurasi 1 jam ini terasa tidak membosankan karena pembahasannya yang seru dan menarik. Penyiar Radio Primadona, Aldy, membawakan talkshow secara ciamik bersama narasumber Bea Cukai Pangkalan Bun yang diwakili oleh Yuli Wijayanto (Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan) serta Fitriyanto Brotowasana (Kepala Seksi Penindakan dan Penyidikan).

Diawali dengan perkenalan mengenai Bea Cukai Pangkalan Bun, penyiar Radio Primadona mengulik tentang apa saja peran Bea Cukai khususnya di wilayah Pangkalan Bun dan sekitarnya. Secara ringkas, Yuli menjelaskan bahwa Bea Cukai Pangkalan Bun memiliki peran yang sangat penting di wilayah pengawasan Kabupaten Kotawaringin Barat, Lamandau, dan Sukamara. Diantaranya yaitu: Bea Cukai Pangkalan Bun memfasilitasi perdagangan internasional dengan pemberian fasilitas kepabeanan dan cukai dalam kegiatan ekspor dan impor; melakukan pengawasan atas penyelundupan dan perdagangan ilegal dalam bentuk patroli darat, patroli laut, dan pengawasan rokok ilegal; serta mengoptimalkan penerimaan negara di sektor kepabeanan dan cukai dalam bentuk Bea Masuk, Bea Keluar, dan Cukai.

Di sesi selanjutnya, Aldy sebagai penyiar tertarik dengan perlidungan Bea Cukai Pangkalan Bun kepada masyarakat dari perdagangan ilegal, Aldy menanyakan seperti apa bentuk perlindungan masyarakat dari Bea Cukai Pangkalan Bun terhadap perdagangan illegal khususnya di wilayah Pangkalan Bun.
“Untuk Bea Cukai Pangkalan Bun, kami mendapat mandat dari pusat untuk mengawasi perdagangan illegal, dalam hal ini khususnya adalah barang-barang kena cukai atau biasa kita sebut BKC. BKC ini ada 3 jenis yaitu: Etil Alkohol (EA), Minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA), dan Hasil Tembakau (HT). Yang menjadi obyek pengawasan Bea Cukai Pangkalan Bun saat ini adalah BKC HT. BKC HT ini bentuknya adalah rokok, sigaret, cerutu, tembakau iris, dan Hasil Pengolahan Tembakau Lainnya (HPTL). Nah bentuk perlindungan masyarakat atas BKC HT illegal ini kami wujudkan dalam kegiatan pengawasan seperti: operasi pasar, patroli darat, dan patroli laut.” ungkap Yuli.


Rokok ilegal menjadi topik yang seru pada sesi selanjutnya. Yuli memaparkan tentang apa itu rokok ilegal, cara mengidentifikasi rokok ilegal, serta apa saja upaya yang bisa dilakukan masyarakat untuk berperan aktif dalam upaya memberantas rokok ilegal.

“Di sepanjang tahun 2018, Bea Cukai Pangkalan Bun telah melakukan 11 (sebelas) penindakan rokok ilegal dengan uraian jenis barang merk Armour Black, AP Black, Bossini, Brand Djati, CC Mild, Coffee Blend, Dunmild, Elank, Fel Super, Gudang Cengkeh, Gudang Djati, Inul, LAris, Maroo, Milder, Palma, S3, SMD, Super Browsing Mild, Surya Indah, Q Bold, Rolling, Walang Emas, dan Z.A. Barang tersebut ditegah dari peredaran di wilayah kerja Bea Cukai Pangkalan Bun karena melanggar Undang-Undang Nomor 39 tahun 2007 tentang Cukai.” imbuh Fitriyanto.


Lebih lanjut, Fitriyanto sebagai Kepala Seksi Penindakan dan Penyidikan juga memaparkan modus yang sering terjadi di Pangkalan Bun serta menjelaskan sanksi hukum apabila membeli, mengedarkan, menawarkan, atau menjual rokok ilegal.


Sebagai penutup, Bea Cukai Pangkalan Bun berharap agar masyarakat semakin tersadar akan peredaran rokok illegal yang menimbulkan banyak kerugian bagi negara. Bahwasanya untuk menggempur rokok illegal ini bukan hanya dibutuhkan peran pemerintah, namun juga diperlukan kesadaran dari masyarakat untuk menolak peredaran rokok illegal. Bea Cukai Pangkalan Bun juga menghimbau agar masyarakat berpartisipasi aktif dalam upaya menggempur rokok ilegal dengan melaporkan segala upaya peredaran rokok illegal kepada Bea Cukai.
Dengan adanya talkshow radio ini, diharapkan mampu memberikan penyuluhan dan edukasi yang efektif dan memadai kepada masyarakat mengenai rokok ilegal serta mampu menurunkan tingkat peredaran rokok ilegal di Indonesia. Bersama Bea Cukai, mari kita #GempurRokokIlegal untuk #BeaCukaiMakinBaik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *